Urbanhire Jobseeker

10 Hal Yang Perlu Anda Ketahui Ketika Merekrut Generasi Millennial

8

Jul 2019

Blog

Urbanhire – Generasi millennial dewasa ini menjadi target utama perusahaan, terutama kategori start up, untuk direkrut sebagai karyawan. Namun, merekrut generasi millennial sejatinya bukan hal yang mudah. Banyak hal yang perlu diketahui dan dipahami tentang golongan muda tersebut agar dapat menciptakan sinergi positif di lingkungan kerja.

Hal-Hal Yang Perlu Dimengerti dari Generasi Millennial

Apa saja hal-hal yang wajib dipahami dari golongan millennal jika Anda ingin merekrut mereka sebagai pegawai? Sepuluh poin di bawah ini merupakan fakta-fakta millennial yang akan cukup membantu dalam proses recruitment mereka.

Millennial Itu Friendly

Karakter bawaan mereka memang hangat pada lingkungan sekitarnya. Meskipun sebagian ada yang berpembawaan tertutup, tapi tetap saja karakter dasar mereka cukup mudah untuk didekati dan beradaptasi. Hal itu merupakan hasil dari sistem pendidikan diskusi terbuka yang coba diterapkan selama hampir satu dekade terakhir. Sehingga, karakteristik mereka terbentuk lebih komunikatif.

Sebab itu, ketika merekrut mereka sebagai pegawai, Anda harus menciptakan citra easy to approach atau mudah didekati. Dengan demikian, mereka pun tidak akan ragu untuk membuka diri kepada Anda. Hasil lainnya, suasana di lingkungan kerja menjadi tenang dan damai tanpa perselisihan.

Millennial Itu Open Minded

Dalam merekrut generasi millennial, pastikan Anda bukan tipikal sosok yang close minded, apalagi self centered. Kedua karakter tersebut tidak akan menemui titik temu dengan kaum millennial yang cenderung open minded. Mereka dipenuhi gagasan-gagasan baru dan membutuhkan wadah untuk menampungnya tanpa melemparkan judgement soal pengalaman dan lain sebagainya.

Millennial Itu Kritis

Mereka adalah generasi yang berani berargumen secara terbuka. Bahkan  tidak ragu untuk menyanggah paham yang telah mengakar. Meski begitu, argumen yang dilemparkan bukanlah retorika kosong. Mereka memiliki media penunjang untuk mendukung kekuatan opini yang dilontarkan. Jadi, kalau Anda tidak siap perang argumen yang sengit, lebih baik lupakan opsi merekrut kaum millennial.

Millennial Itu Memiliki Apresiasi Tinggi Terhadap Motivasi Para Entrepreneur

Sebagian orang mungkin menganggap bahwa millennial, terutama para fresh graduate, hanya peduli bagaimana cara mendapatkan kerja di instansi atau korporasi bonafit secepat mungkin. Padahal, hasil riset membuktikan yang sebaliknya. Millennial justru memiliki apresiasi dan minat lebih pada para entrepreneur yang motivasinya, terutama yang menggeluti bidang start up.

Millennial Itu Memiliki Kesadaran Sosial yang Tinggi

Pernah tidak Anda menyadari bahwa justru kaum millennial yang sering menggelar kegiatan-kegiatan amal? Itu merupakan bukti bahwa kaum millennial memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Jadi, agar bisa menarik mereka ke dalam perusahaan, Anda sebaiknya mem-branding perusahaan terlebih dahulu sebagai badan usaha yang peduli akan sesamanya.

Millennial Itu Membutuhkan Leader yang Tepat

Ketika merekrut generasi millennial, pastikan Anda bisa menjadi leader yang baik. Sebab, performa mereka di tempat kerja, 60% bergantung pada contoh yang ditunjukkan oleh leader mereka. Kurang lebih, posisikan diri sebagai guru ketika menghadapi kaum millennial di tempat kerja. Jika Anda terlambat datang, maka jangan heran bila mereka ikut mempraktikkannya.

Millennial Itu Pekerja Keras

Kalau ada yang bilang millennial hanya tahu cara bersenang-senang dan bukan tipe pekerja keras, maka opini itu salah besar. Justru, kaum millennial adalah kelompok dengan semangat kerja tinggi. Terutama jika mereka tahu goal yang ingin diraih, serta dipimpin oleh leader yang tepat, tidak ada yang bisa menyaingi disiplin kerja mereka.

Millennial Itu Membenci Sesuatu yang Monoton

Bila Anda ingin menggali potensi maksimal dari golongan millennial di tempat kerja, maka jangan sampai satu detail saja di sana terasa monoton. Sebab, kaum millennial lebih menyukai sesuatu yang bersifat dinamis atau konstan berubah. Dengan kata lain, Anda wajib menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan dan menantang bagi millennial.

Millennial Itu Tidak Menyukai Stagnansi

Hal yang tetap bukanlah sesuatu yang disukai oleh millennial. Terutama dalam karir. Hal ini perlu Anda perhatikan saat merekrut generasi millennial. Mereka akan bersedia bergabung apabila mendapati prospek karir yang cerah, minimal kenaikan berjenjang dari segi posisi dan gaji. Jika Anda tidak mampu menjanjikannya, maka jangan coba merekrut millennial.

Millennial Itu Menyukai Tantangan

Jangan ragu untuk mempercayakan hal-hal baru pada kaum millennial di tempat kerja. Mereka sangat menyukainya karena menganggap hal tersebut sebagai tantangan untuk pembuktian diri pada kalangan senior. Ketika diberikan kepercayaan, mereka tidak akan ragu untuk men-challenge limit diri sendiri agar dapat memberikan hasil terbaiknya.

Manfaat Merekrut Kaum Millennial

Apa manfaatnya merekrut golongan millennial sehingga penting bagi Anda sebagai perekrut untuk mengetahui fakta-fakta tentang mereka? Karena memang kaum millennial worth it atau layak untuk diperjuangkan. Dengan bergabungnya mereka di sebuah instansi, maka deretan manfaat yang didapat adalah sebagai berikut :

  1. Perusahaan dapat terus berinovasi melalui gagasan-gagasan baru karyawan millennial.
  2. Lingkungan kerja lebih kondusif dan menyenangkan.
  3. Kinerja perusahaan secara keseluruhan menjadi lebih baik.
  4. Margin keuntungan perusahaan berpotensi meningkat mengingat sisi pekerja keras para millennial yang tinggi. 
  5. Sinergi yang baik antara atasan dan bawahan, serta tidak ada lagi sistem senioritas-junioritas yang menjadi penyebab kacaunya manajerial sebuah perusahaan.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa merekrut generasi millennial cenderung membawa perubahan positif bagi perusahaan. Tentunya, hal itu hanya dapat terwujud jika staf senior yang terlibat tidak bersikap keras kepala, serta bersikap close minded. Kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut harus disingkirkan untuk menciptakan sinergi yang lebih baik di lingkungan kerja.

Setelah membaca beberapa hal yang dikemukakan diatas, bagi perusahaan-perusahaan yang sedang membutuhkan pekerja millennial, Anda dapat memposting lowongan pekerjaan di perusahaan Anda melalui Urbanhire. Kami bekerja sama dengan lebih dari 30 channels job portal dan 20 channels universitas, sehingga akan memudahkan Anda dalam proses perekrutan.