Urbanhire Jobseeker

3 Alasan Laporan HR Ditolak

17

Jun 2019

Blog

Urbanhire – Setiap departemen di perusahaan harus membuat laporan hasil kinerjanya selama satu bulan. Tentu itu akan menjadi bahan evaluasi pencapaian target yang telah ditetapkan. Dari sini akan terlihat apakah kinerja satu bulan tersebut sudah maksimal atau belum. Salah satunya adalah departemen bagian sumber daya manusia atau HR. Laporan yang dibuat secara periodik ini diharapkan menjadi bahan evaluasi kinerja karyawan karena menyangkut tentang keseluruhan dari keseharian mereka. Namun jangan sampai laporan HR yang Anda buat ternyata ditolak.

Penolakan sebuah laporan itu bisa saja terjadi jika Anda membuatnya tanpa konsep yang terencana. Dari mulai cara penyampaian dan deskripsi laporan akan menjadi pertimbangan atasan dalam mengevaluasinya. Karena jika asal-asalan maka laporan menjadi tidak mudah di pahami dan tidak menggambarkan isi secara detail. Anda harus bisa mempelajari cara membuat laporan HR yang bisa di mengerti dengan baik oleh pembacanya.

3 hal berikut yang menyebabkan laporan HR ditolak

Sebagai departemen SDM, ada berbagai laporan yang harus dipersiapkan ketika masuk akhir bulan. Dari mulai kehadiran karyawan, cuti berbayar, masa kerja sampai pergantian karyawan wajib untuk dilaporkan. Agar sistem administrasi HR menjadi lebih tertata dan rapi sehingga jika dibutuhkan akan mudah dicari. Pencatatan data yang baik dan tertib akan menjadikan laporan HR yang dibuat dapat diterima. Untuk itu hindari 3 hal berikut, agar tidak mengalami penolakan laporan :

– Salah melapor ke bagian keuangan

Kualitas karyawan bisa saja berpengaruh terhadap gaji mereka. Sehingga terkadang bagian SDM akan melapor ke bagian keuangan. Memiliki karyawan terbaik dengan memberikan apresiasi melalui gaji yang kompetitif memang harus dilakukan perusahaan. Tapi laporan HR yang telah di buat tetap harus mengarah pada CEO perusahaan tersebut. Anda harus langsung memberikan laporan kepada atasan untuk dapat menilai dan memberikan masukan mengenai kualitas karyawan.

Jika Anda melaporkan ke bagian keuangan maka jawaban yang diberikan biasanya tidak selalu efektif. Karena sudut pandang dalam memberikan gaji dengan menilai kualitas pribadi karyawan tentu berbeda. Sehingga kebijakan yang diberikan tidak ramah karyawan. Untuk itu alihkan laporan Anda secara langsung ke CEO perusahaan yang mudah untuk memahami situasi dan kondisi keadaan perusahaannya. Termasuk dalam memberikan penilaian untuk semua karyawan yang bekerja.

– Isi laporan tidak dikomunikasikan dengan informatif dan efektif

Kemudian Anda harus memperhatikan dengan cermat mengenai isi laporan yang akan dibuat. Karena jika salah maka laporan HR tidak dapat dipahami oleh pembacanya. Biasanya cara penulisan yang klise membuat laporan tidak dapat mengkomunikasikan maksud dan tujuan pembuatannya. Bagaimanapun Anda harus dapat menyampaikan isi dengan jelas, padat dan terperinci. Penyampaian melalui diagram lingkaran, grafik, neraca hitam putih lebih baik dihilangkan. Karena konsep penulisan ini terlihat membosankan dan tidak menarik. Sehingga laporan tidak mudah diingat jika akan di evaluasi ke depannya.

Untuk itu cari gaya penulisan yang tepat agar menjadi cara komunikasi yang menarik dan mudah diingat. Jika akan menggunakan gambar visual maka buat yang lebih enak di pandang agar pembacanya dapat memahami maksud penulisan tersebut. Gunakan teknologi yang lebih modern untuk membuat laporan lebih berkesan dan mengikuti perkembangan zaman.

– Budaya perusahaan dalam menilai karyawan

Sumber Daya Manusia merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan perusahaan. Dari mulai seleksi ketat sampai calon karyawan yang memiliki kualitas terbaik harus menjadi acuan yang diperhatikan. Namun terkadang perhatian tersebut hanya berlaku di awal saja. Sedangkan ke depannya banyak mengabaikan nilai yang ada dalam pribadi karyawan. Itulah yang menyebabkan laporan HR tidak di perhatikan. Dan ini harus menjadi evaluasi penting bagi sebuah perusahaan.

Laporan dari bagian SDM akan mencerminkan seperti apa kualitas karyawan dalam kinerjanya. Jika tidak diberikan perhatian maka berpengaruh terhadap masa depan perusahaan tersebut. Untuk itu tumbuhkan perhatian dalam penilaian pribadi para pegawai. Agar bagian internal perusahaan tetap kokoh dan kuat dalam mencapai tujuannya.

Beberapa Element penting dalam membuat laporan HR

Mulai sekarang jangan abaikan berbagai ketentuan dalam membuat laporan HR. Termasuk menghindari berbagai hal yang akan menyebabkan laporan menjadi rancu. Selalu buat perubahan yang membawa pada kesuksesan dengan meningkatkan kualitas pribadi karyawan. Dengan memperhatikan beberapa element ini, Anda dapat mengkomunikasikan laporan dengan benar dan dapat dipahami maksud dan tujuannya.

– Tidak terlalu banyak bercerita

Buat isi laporan dengan hal-hal yang penting dan mendasar sesuai fakta. Artinya Anda harus menuliskan sebuah deskripsi yang memperlihatkan inti laporan yang ingin disampaikan pada atasan. Termasuk mengenai perkembangan setiap karyawan. Jangan terlalu menuliskan cerita yang panjang dan tidak berarah. Karena biasanya tulisan panjang akan menghilangkan maksud dari apa yang akan Anda sampaikan. Sehingga orang yang membacanya akan merasa jenuh.

– Sampaikan kesimpulan atau dampak untuk keberlangsungan perusahaan

Sebanyak apapun isi laporan HR yang Anda buat jika tidak ada kesimpulannya maka tidak akan bermakna. Anda harus menuliskan di akhir dari laporan tersebut mengenai kesimpulan dan dampak yang berpengaruh terhadap perusahaan. Agar atasan dapat langsung mengevaluasi jika ternyata dampak tersebut memberikan efek negatif.

– Buat laporan dengan visualisasi yang bagus

Anda juga harus memasukkan isi dengan visualisasi yang bagus. Agar orang yang membacanya akan sangat tertarik untuk menyelesaikan sampai akhir. Dari mulai pemilihan bahasa, tulisan warna, grafik maupun foto juga sangat berpengaruh dalam membuat laporan HR yang berkualitas.

Jika Anda sudah mempersiapkan laporan HR dengan memasukkan berbagai elemen penting tersebut maka siap-siap untuk mempresentasikannya. Atasan Anda menjadi mudah memahami maksud dan tujuan yang ingin Anda sampaikan. Melalui isi tulisan, pembahasan serta penyampaian komunikasi yang tepat, laporan menjadi sempurna.

Urbanhire sebagai Recruitment Platform merupakan solusi utama yang dapat digunakan oleh para HR untuk proses perekrutan dari tahap awal hingga akhir. Urbanhire menyediakan fitur-fitur untuk memudahkan Anda dalam proses perekrutan tersebut, mulai dari penayangan lowongan hingga kandidat tersebut diberikan penawaran pekerjaan dan mengisi posisi yang diinginkan.