Urbanhire Jobseeker

5 Cara Mempertahankan Karyawan Wanita Terbaikmu

2

Oct 2019

Urbanhire – Saat ini semakin banyak perusahaan yang merekrut wanita untuk meningkatkan produktivitas perusahaan, namun sangat sulit mempertahankan karyawan wanita terbaik karena berbagai alasan. Salah satu alasan utamanya adalah mereka merasa kurang diwakili dalam suatu perusahaan.  

Di dalam persaingan bisnis yang ketat, mempekerjakan dan mempromosikan karyawan wanita berbakat adalah suatu keharusan demi kesetaraan gender dan kesuksesan perusahaan Anda.  Pengaruh wanita dalam dunia bisnis dan tenaga kerja sangatlah penting saat ini. Wanita juga banyak yang kompeten dalam segala bidang bila perusahaan bersedia melibatkan mereka dalam kepemimpinan.

Dari hasil studi di Amerika Serikat, hanya 14% wanita AS yang menjabat dalam komite eksekutif dan hanya 3% yang direkrut sebagai CEO. Masih kecilnya peluang wanita menjadi pemimpin membuat semakin kompetitifnya peluang kerja bagi mereka.  Ini adalah masalah industri yang serius karena wanita seharusnya mendapatkan kesempatan yang sama dengan laki-laki. Dengan artikel ini, diharapkan Anda dapat mempertahankan karyawan wanita terbaik di perusahaan Anda. 

Bagaimana caranya?  Simak ulasan berikut, ada 5 cara untuk mempertahankan karyawan wanita terbaik Anda. Sebelum melakukan restrukturisasi sistem perusahaan Anda, ada baiknya untuk meningkatkan retensi karyawan baik laki-laki maupun wanita karena mereka adalah tenaga ahli utama di perusahaan Anda.  

Perlakukan Wanita dengan Sederajat

Tak hanya menyetarakan wanita dan laki-laki dalam hal bakat dan kepemimpinan, penyetaraan gaji juga menjadi hal penting dalam mempertahankan karyawan wanita. Wanita juga seharusnya diperlakukan sama dengan laki-laki. Jangan hanya melihat seorang wanita dari segi fisik yang tidak sekuat laki-laki. Tetapi, lihatlah dari segi kecerdasan dan talenta yang mereka miliki untuk bersaing. 

Bayangkan saja wanita yang sudah berumah tangga. Mereka harus bekerja dan mengurus rumah dan juga anak-anak. Intinya, mereka bisa membedakan sikap profesional di perusahaan dan di rumah.  

Karyawan wanita akan memiliki semangat dan dorongan tinggi untuk lebih maju jika diperlakukan sederajat dengan laki-laki. Begitu juga dengan memberi kesempatan untuk meraih kursi kepemimpinan akan menarik perhatian karyawan wanita. 

Terbuka dengan Fleksibilitas dalam Lingkungan Kerja

Yang dimaksud dengan fleksibilitas disini adalah bersangkutan dengan jam waktu kerja yang fleksibel.  Wanita karir yang sudah berumah tangga pasti akan sibuk dengan urusan antar jemput anak, mengikuti acara sekolah atau keagamaan, dll.  Terlambat atau harus ijin dari kantor akan ada dalam agenda mereka setiap harinya. 

Dengan semua kesibukan menjadi seorang ibu dan wanita karir pastilah mereka akan mendambakan bekerja di perusahaan yang terbuka dengan fleksibilitas. 

Membuat Grup Karyawan Kolaboratif

Salah satu cara untuk mempertahankan karyawan wanita di perusahaan Anda adalah dengan membuat grup karyawan kolaboratif. Grup ini akan menciptakan komunitas bagi para karyawan yang mengalami pengalaman serupa (baik pekerjaan maupun pribadi) untuk berbagi praktik terbaik, kesulitan dan saran bersama-sama. 

Karyawan wanita khususnya yang mungkin memiliki kekhawatiran tentang kembali ke dunia kerja, melalui grup karyawan kolaboratif dapat membantu memudahkan transisi tersebut. Para karyawan yang tergabung disini dapat meluangkan waktu istirahat mereka pada siang hari atau setelah jam kerja untuk bertukar pikiran. Ini merupakan kegiatan yang positif jika dilihat dari segi kebersamaan antara para karyawan.  

Fokus pada Kemajuan

Dalam sebuah studi baru-baru ini, perusahaan gagal mempertahankan karyawan wanita terbaik mereka karena kurangnya kemajuan dan peluang untuk mereka. Di poin ini, perusahaan Anda semestinya memberi sebuah posisi bagus untuk bisa mengembangkan bakat karyawan nantinya.  

Perusahaan yang membuat rencana pengembangan karir formal akan lebih beruntung dalam menarik dan mempertahankan karyawan wanita.  Pada akhirnya, mereka akan termotivasi dan berkomitmen, dan juga loyal.

Tawaran Cuti Bersalin

Perusahaan dengan memiliki tawaran cuti bersalin akan memudahkan karyawan wanita untuk melakukan tugas mereka di rumah tanpa mengkhawatirkan yang di kantor untuk sementara waktu.  Akan tetapi, masih ada perusahaan yang memberi waktu cuti lumayan cepat, kurang dari tiga bulan.  

Nyatanya, seorang bayi dengan umur kurang dari tiga bulan belum bisa lepas dari ibunya, terutama jika masih aktif menyusui. Oleh karena itu, kebanyakan wanita karir mengalah atau dengan kata lain berhenti bekerja sampai bayi tersebut tidak membutuhkan ASI lagi atau bisa diasuh oleh kakek nenek atau tempat penitipan anak.  

Maka dari itu, perusahaan semestinya mengerti dengan keadaan para wanita karir zaman modern. Wanita yang memilih berkarir bersamaan dengan mengurus rumah tangga mereka sendiri merupakan langkah yang berani dari mereka. Dengan memiliki peran sebagai ibu rumah tangga untuk keluarga, tentu saja mereka tetap bisa berkompeten di dunia bisnis dan kerja demi sebuah oportunitas untuk menjadi yang terbaik. 

Kesetaraan gender merupakan langkah yang harus ditegaskan untuk setiap perusahaan.  Dengan kesetaraan tersebut akan mewujudkan perkembangan bisnis dan dunia kerja yang lebih maju dan sukses tentunya.

Untuk mendapatkan karyawan wanita yang berkualitas tentu saja Anda harus dapat menarik perhatian mereka. Ada beberapa cara agar lowongan Anda dapat menarik perhatian para kandidat wanita melalui artikel 5 Cara Agar Lowongan Menarik Perhatian Wanita


Memberikan kesempatan yang sama seperti laki-laki merupakan salah satu strategi dalam membentuk employer branding. Dengan menggunakan platform Urbanhire, Anda dapat memaksimalkan employer branding perusahaan Anda dengan fitur pembuatan career site yang dapat dengan mudah Anda desain sesuai dengan employer branding perusahaan Anda