5 Langkah untuk Memulai People Analytics

| employer-resources

by Urbanhire

Urbanhire – Berbicara mengenai people analytics tentu sangat terkait di bidang industri. Masyarakat umum lebih mengenal industri dengan dunia bisnis. Dimana di situ terjalin kerja sama dari banyak hal dan komponen untuk meraih satu tujuan, yaitu mendapatkan keuntungan. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa berbisnis sama saja mencari keuntungan dalam bentuk finansial atau keuangan sebanyak mungkin. Tentu saja bisnis tersebut harus dilakukan secara legal, beradab, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusian yang berlaku di tengah masyarakat. Hal itu dikarenakan disinyalir tidak sedikit bisnis yang ada sekarang sudah tidak mempedulikan ketiga faktor berbisnis tersebut. Mereka atau orang-orang yang menjalankan bisnisnya hanya ingin mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya tanpa mempedulikan lingkungan sekitarnya.

Lalu, apakah Anda ingin berbisnis di dunia industri yang seperti itu? Tentu saja tidak, bukan? Maka dari itu, dibutuhkan langkah-langkah yang strategis dan perencanaan yang matang sebelum memulai bisnis. Dengan begitu, semua kegiatan dalam rangka menjalankan bisnis bisa berjalan lancar tanpa ada gangguan berarti di kemudian hari. Nah, salah satu strategi yang perlu dilakkukan adalah people analytics. Dapat diartikan, menganalisis masyarakat atau orang-orang yang hidup di dalamnya untuk mengetahui kebutuhan dan keinginannya yang masih berkaitan dengan proses bisnis di dalamnya. Dengan mengetahuinya, maka Anda yang akan memulai bisnis bisa merencanakan lebih detail mau menawarkan atau menjual produk apa untuk masyarakat umum. Sudah pasti tujuannya untuk mendapatkan keuntungan berlipat dari produk yang dijual tersebut, baik dalam wujud produk barang ataupun jasa.

Sebelum Anda memulai people analytics, ada beberapa langkah yang perlu diketahui dan lakukan. Lalu, apa saja langkah-langkah yang dimaksud? Untuk mengetahuinya lebih jelas dan detail, silakan membaca uraian di bawah ini yang semoga bermafaat bagi Anda.

Memperhatikan lingkungan sekitar

Silahkan Anda memperhatikan lingkungan sekitar tempat tinggal masing-masing, ataupun lokasi yang direncanakan ingin berbisnis di sana. Kenapa melakukan seperti itu? Pasalnya, Anda memang harus mengetahui situasi dan kondisi lingkungan sekitar secara keseluruhan sebelum memulai aktivitas bisnis. Dapat dimulai dengan mengetahui kebiasaan orang-orang yang bertempat tinggal di situ dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Misalnya, Anda mengetahui dari pengamatan yang dilakukan bahwa sebagian masyarakat disitu masih mengandalkan pasar tradisional untuk membeli kebutuhannya sehari-hari. Hal itu dikarenakan lokasi pasarnya cukup dekat dengan pemukiman penduduk. Dengan mengetahui hal tersebut, Anda bisa merencanakan dari awal ingin membangun semacam kios kelontong, sembako, atau bahkan minimarket di daerah tersebut. Tentu saja Anda harus tetap memperhatikan segala sesuatunya terlebih dulu lebih detail sebelum mengaplikasikannya.

Mengenal aturan main yang berlaku

Hal ini dapat diartikan Anda yang sedang melakukan people analytics juga perlu mengetahui beragam aturan dan tata tertib yang berlaku di lingkungan tersebut. Bukan hanya aturan tertulis, tetapi juga tak tertulis yang sudah biasa dilakukan serta ditaati masyarakat sekitar. Contoh aturan tertulis, seperti prosedur mendirikan bisnis atau usaha yang sudah diberlakukan oleh pemerintah daerah setempat. Anda perlu mengetahui izin-izin yang harus didapatkan. Sementara contoh aturan tak tertulis, seperti kebiasaan-kebiasaan yang sudah mendarah daging di tengah masyarakat. Misalnya, waktu berbelanja yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat. Mereka yang biasa berbelanja pagi-pagi, bahkan selepas Subuh. Mau tidak mau Anda harus mengikuti kebiasaan mereka dengan membuka tempat usaha lebih pagi untuk bisa mendapatkan pelanggan atau konsumen lebih banyak.

Mulai riset kecil-kecilan

Riset dalam rangka kegiatan people analytics ini jangan diartikan sebuah penelitian yang rumit dan memusingkan. Anda hanya melakukan riset kecil-kecilan yang masih berkaitan dengan kegiatan bisnis yang akan dijalankan. Misalnya, Anda ingin meriset kebiasaan orang-orang di sekitar yang membutuhkan produk tertentu. Selain itu, Anda juga bisa meriset tentang gaya hidup masyarakat tersebut, kecenderungan konsumtif atau tidak, termasuk di tingkat perekonomian mana, dan lain sebagainya. Semua hasil riset silakan dicatat untuk menjadi pertimbangan nanti saat ingin memulai bisnis. Hal tersebut menjadi salah satu langkah atau cara bijaksana yang direkomendasikan untuk Anda lakukan.

Berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang-orang sekitar

Langkah people analytics yang satu ini jangan sampai lupa Anda lakukan. Perlu diingat bahwa masyarakat Indonesia sudah terkenal hingga ke luar negeri dengan keramahtamaannya. Oleh karena itu, Anda yang mungkin ingin membangun bisnis di sebuah daerah baru. Jangan lupa untuk berinteraksi dengan masyarakat di sana, atau minimal orang-orang yang ada di sekitar. Dimulai dari beberapa orang di sekitarnya, lalu bisa dilanjutkan dengan orang lain di lingkungan lebih luas. Berinteraksi bisa dilakukan dengan menyapa dan berkenalan. Saling memperkenalkan diri agar rasa kekeluargaan lebih terasa. Lalu, komunikasi bisa diintensifkan, tetapi ringan dan santai saja. Silahkan Anda praktikkan.

Menyimpulkan dan memutuskan kebijakan

Langkah terakhir dalam people analytics, yaitu menyimpulkan dari semua hal atau kegiatan yang sudah dilakukan sebelumnya. Kesimpulan tersebut akan dijadikan bahan pertimbangan bagi Anda untuk memutuskan kebijakan berbisnis yang dijalankan nanti. Anda mungkin mengalami kesulitan dalam melakukan prosesnya mulai dari langkah pertama hingga terakhir. Terutama Anda yang masih pemula alias belum berpengalaman. Maklum saja, tetapi tak perlu risau. Silahkan mengkonsultasikannya kepada orang atau pihak yang berkompeten di bidang ini, baik secara offline di dunia nyata ataupun online di dunia maya. Disesuaikan dengan kondisi Anda sendiri.

Urbanhire adalah Platform Rekrutmen terkemuka di Indonesia. Untuk klien, kami membantu dengan menyediakan teknologi ATS (Applicants Tracking System), posting job ke platform multi-channel dan online assessment. Saat ini Urbanhire berpartner dengan LinkedIn untuk Employer BrandingAON untuk Online Assessment, dan Video Interview.