Urbanhire Jobseeker

7 Langkah Merancang Employee Experience

10

Jul 2019

Blog

UrbanhireEmployee experience atau pengalaman karyawan merupakan poin yang penting bagi peningkatan SDM di sebuah perusahaan. Untuk mencapai tujuan tersebut, employer dapat merancang employee experience sebagai bentuk guidance atau pedoman. Namun, sebelumnya penting pula untuk benar-benar memahami pengertian employee experience sebelum memulai penyusunan dan merasakan manfaat positifnya.

Memahami Pengertian Pengalaman Karyawan

Employee experience sejatinya merupakan konsep yang tercipta melalui customer experience atau pengalaman konsumen. Jika customer experience berkaitan dengan kesan yang dimiliki oleh konsumen pada sebuah merek, maka employee experience atau EX adalah kesan pegawai terhadap organisasi di mana ia bergabung. Persepsi ini berlaku pada karyawan dari kalangan millennial yang kritis.

Kesan tersebut dimulai dari proses paling awal, yaitu ketertarikan mereka pada perusahaan yang menjadi motivasi untuk bergabung. Pegawai bersangkutan kemudian dapat mendeskripsikan pendapatnya mengenai perusahaan secara menyeluruh melalui pengalaman yang dialaminya secara langsung. Hal ini berkaitan erat dengan perkembangan psikologis dan sosial karyawan terkait pada lingkungan tempatnya bekerja.

Langkah-Langkah dalam Merancang Pengalaman Karyawan

Ketika Anda sudah memahami pengertian dari employee experience, maka tahapan perancangannya pun akan relatif lebih mudah. Pedoman utama untuk merancang EX sendiri adalah tekad untuk memberikan pengalaman kerja yang menyenangkan, bermanfaat, dan berkesan untuk karyawan. Dengan demikian, akan lebih mudah untuk Anda menjalankan step by step perancangan employee experience :

  • Memahami Perbedaan Employee Engagement dan Employee Experience

Langkah penting pertama yang perlu Anda ketahui dalam merancang employee experience adalah perbedaannya dengan employee engagement. Bahwa EX adalah kesan dan upaya membangun kedekatan emosional dengan karyawan sedangkan employee engagement adalah komitmen pegawai terhadap perusahaan. Perbedaannya jelas antara kesan dan upaya dari perusahaan dengan janji pegawai terhadap organisasi yang menaunginya. 

  • Memenuhi Ketiga Elemen Wajib dari Employee Experience

Di dalam EX sendiri, terdapat tiga unsur yang memengaruhinya sekaligus menjadi pondasi utamanya, yaitu : lingkungan sosial, kultur, dan kemajuan teknologi. Sebuah rancangan EX yang baik harus terdapat ketiga elemen tersebut di dalamnya. Contohnya, pandangan karyawan terhadap kondisi tempat kerjanya termasuk dalam unsur tersebut.

  • Mengumpulkan Informasi Sedetail Mungkin Tentang Karyawan Terkait

Selanjutnya, agar dapat menyusun sebuah employee experience, Anda perlu memahami dengan baik subjek terkait. Bukan secara personal, melainkan perjalanan karirnya mulai awal bergabung hingga saat ini. Dengan demikian, akan lebih mudah untuk mengetahui tentang pola pikir, ketertarikan, dan lain sebagainya yang berguna untuk menarik minat dalam meningkatkan pengalaman kerjanya.

  • Menjalin Komunikasi

Dalam employee experience, diperlukan jalinan komunikasi yang baik dengan pegawai bersangkutan. Jadi, sebagai atasan, Anda perlu untuk membangun diskusi dan bertukar pandangan maupun berargumen secara logis dengan para karyawan. Frekuensi komunikasi yang cukup antara karyawan akan membantu meningkatkan kenyamanan pegawai. Otomatis hal tersebut juga meninggalkan kesan positif tentang perusahaan.

  • Pengaturan Partner Bersifat Mutual

Bagian dari merancang employee experience adalah membangun sinergi positif antara pegawai baru dan karyawan senior. Bukan semata-mata dari segi usia, tetapi juga rasio pengalaman. Anda bisa menggabungkan pegawai baru baru bergabung di perusahaan Anda dengan karyawan yang telah lebih lama bekerja dan berpengalaman. Dengan begitu, diharapkan pegawai baru lebih mudah belajar.

Tidak hanya karyawan baru yang mendapatkan benefit, tetapi juga pegawai senior. Otomatis pekerjaan mereka menjadi lebih ringan dengan terjadinya proses regenerasi tersebut. Dengan demikian, Anda bisa meningkatkan employee experience pegawai baru sekaligus meningkatkan kesan positif perusahaan di mata karyawan lama.

  • Mengadakan Pembekalan dan Pelatihan Skill

Employee experience selalu dapat ditingkatkan melalui pembekalan materi rutin yang disusul dengan pelatihan atau praktek keterampilan. Kegiatan seperti ini jika dilaksanakan secara konsisten akan otomatis menambah pengalaman karyawan sekaligus meningkatkan keterampilannya. Sebagai efek samping, kinerja perusahaan berpotensi untuk semakin terdongkrak.

  • Maintance Lingkungan Kerja Sepositif Mungkin

Anda menginginkan lingkungan tempat Anda bekerja memiliki suasana yang nyaman agar para karyawan pun dapat merasakan pengalaman bekerja yang menyenangkan. Maka, langkah terakhir yang wajib kamu tempuh dalam merancang employee experience adalah dengan mempertahankan lingkungan positif. Buatlah antar pegawai memiliki keterikatan emosinonal, selfless, dan hiburan-hiburan yang bersifat edukatif tapi tetap menghibur.

Upaya untuk maintance seperti ini umumnya memberikan pengaruh signifikan terhadap pengalaman karyawan. Jika memungkinkan pula, tinggalkan desain interior dan prosedural kantor yang terlalu kaku sehingga terkesan mengekang. Beri pegawai pengalaman bekerja santai namun tetap komitmen untuk bertanggung jawab pada perusahaan.

Manfaat Rancangan Employee Experience

Meskipun mungkin sebagian pihak merasa kesulitan maupun malas untuk mendesain employee experience, faktanya manfaat yang didapatkan oleh pihak perusahaan sendiri tidaklah sepele. Keuntungan-keuntungan itu antara lain :

  1. Mencapai employee engagement. Benar, EX merupakan gerbang penentu komitmen pegawai terhadap lembaga yang menaunginya. Jika laporan employee experience menunjukkan tren yang positif, berarti mereka merasa puas terhadap perusahaan. Sehingga, bersikap loyal bukan lagi sebuah pertanyaan.
  2. Turut berpengaruh dalam perkembangan perusahaan. Jika banyak rapor merah dari laporan employee experience, hal tersebut menunjukkan buruknya manajemen yang harus segera dibenahi.
  3. Pihak perusahaan dapat mengetahui celah kekurangan mereka melalui kesan yang dimiliki karyawan selama bekerja. Dengan demikian, Anda dapat segera memperbaiki kekurangan-kekurangan tersebut sebelum berujung parah dan berakibat fatal.

Merancang employee experience bisa dikatakan tidak mudah namun juga bukan berarti sulit. Modul tersebut dapat dipenuhi hanya dengan melakukan observasi langsung terhadap subjek. Sementara dari tujuan utama EX sendiri adalah untuk meningkatkan pengalaman karyawan atas profesi yang digeluti.

Urbanhire adalah perusahaan lokal pertama di Indonesia yang mem-build ATS (Applicant Tracking System) nya sendiri. Dengan menggunakan jasa dari Urbanhire, proses perekrutan karyawan akan sangat terbantu dan menjadi lebih efisien.