Urbanhire Jobseeker

Bagaimana Applicant Tracking System (ATS) Dapat Membaca Resume?

2

Sep 2019

Urbanhire – Bagaimana Applicant Tracking System dapat membaca resume? Dalam artikel ini akan membahas sistem ATS atau yang dikenal dengan Applicant Tracking System dapat membaca resume. Dimana dari segi perekrut dan pelamar akan sama-sama menguntungkan jika ATS digunakan oleh perekrut dan bisa digunakan dengan baik oleh pelamar.

Nah, jika Anda adalah seorang perekrut yang sudah biasa menangani ratusan pelamar dalam seminggu atau bahkan sebulan, dengan sistem ATS akan lebih mudah dan efisien karena secara otomatis mengumpulkan resume, mengurutkan, memindai, dan memberi peringkat kepada para pelamar.

Ada beberapa kendala dalam sistem ATS yaitu terkadang sistem ATS sulit untuk memindai resume dari pelamar. Oleh karena itu, sebagai perekrut harus memberikan penjelasan/diskripsi tentang resume yang akan dipakai untuk melamar. Buatlah penjelasan/diskripsi yang jelas dan mudah diterima oleh para kandidat. Apa saja yang Anda perlukan sebagai perekrut agar resume kandidat terbaca oleh sistem ATS perusahaan?

Tentukan Jenis File Yang Tepat Untuk Resume

Tentukan jenis file yang bisa dibaca dan track oleh sistem dan yang mempermudah Anda dalam memprosesnya. Misalnya, Anda memberikan penjelasan untuk menggunakan format PDF. Namun ada beberapa sistem ATS tidak bisa membaca file PDF, kecuali jika memang perusahaan itu sendiri menginginkan resume dalam bentuk PDF. Selain file PDF buatlah beberapa opsi file untuk resume yang dapat di-upload misalnya dengan file dokumen Word (.doc atau .docx).  

File yang berbentuk teks dokumen Word akan lebih dimengerti dan diterima oleh sistem ATS dan juga oleh tim perekrut perusahaan Anda. Dokumen Word juga dapat memberikan kebebasan kreatif untuk menulis resume para pelamar yang akan menarik perhatian sistem ATS dan juga Anda.

Jangan Letakkan Detail Penting Di Header Atau Footer

Beri informasi kepada pelamar atau kandidat untuk menghindari penggunaan header dan footer yang terkadang sering diselingi dengan teks utama.  Menurut studi, setidaknya setiap 25% dari sistem ATS itu sendiri tidak dapat mengidentifikasi sebagian informasi kontak (nama, nomor telepon, atau alamat email) para pelamar.  Maka dari itu, informasikan secara detail tentang peletakkan informasi penting seperti informasi kontak kandidat atau pelamar di header atau footer.

Optimalkan Resume Dengan Kata Kunci

Hal ini seharusnya ada dalam sistem Anda yaitu pembagian kata kunci untuk setiap lowongan dan menyarankan pelamar atau kandidat untuk menyertakan kata kunci di dalam resume-nya. Tujuan dalam memasukan kata kunci di dalam resume agar mudah untuk dipindai oleh sistem ATS. Berikan saran kepada kandidat atau pelamar untuk menggunakan kata kunci berupa 3 sampai 5 deskripsi pekerjaan yang menyangkut posisi pekerjaan yang akan dilamar atau apply.

Untuk mengoptimalkan resume para pelamar atau kandidat di sistem ATS, sebaiknya menambahkan frekuensi dan penempatan kata kunci pada resume. Beberapa sistem ATS perusahaan akan memindai keakuratan dari keahlian dan pengalaman pelamar atau kandidat yang sering muncul di resume.  Maka dari itu, optimalkan kata kunci dengan istilah keahlian dan pengalaman langsung pada resume para pelamar.

Hindari Gambar, Bagan Dan Grafik Lainnya

Anda perlu memberikan catatan kepada para pelamar untuk menghindari pengunaan gambar dan grafik atau WordArt yang memang seringkali terlihat menarik. Tetapi tiga hal tersebut tidak cocok untuk sistem ATS dan perekrutan.  Karena setelah melalui pemindaian sistem ATS, gambar dan grafik itu akan hilang semua atau menjadi sumber yang tidak dikenal. Alhasil, resume para pelamar akan terlihat kacau. Untuk itu perlu diberi tekanan kepada pelamar untuk menghindari penggunaan gambar, bagan dan grafik lainnya ke dalam resume.

Gunakan Bullet Points

Memberikan saran atau informasi agar agarmenggunakan bullet points yang akan membantu alur resume pelamar terstruktur dan berurutan.  Pada sistem ATS, bullet points merupakan strategi bagus untuk menyoroti pengalaman dan kualifikasi pada resume.

Gunakan Desain Resume Yang Bersih Dan Jelas

Informasi yang selanjutnya yang perlu disampaikan kepada pelamar adalah penggunaan desain resume yang polos. Karena desain yang polos sangat disarankan agar semua format lolos ke sistem ATS. Hanya dengan file teks biasa saja sudah dapat dipindai oleh sistem ATS.  Bahkan penggunaan tabel dan kolom pun bisa membuat resume menjadi kacau dan asing untuk sistem ATS.Yang terpenting adalah yang polos dan bersih agar semua isi teks resume pelamar dapat dibaca.

Hal pertama yang perlu diperhatikan mengenai sistem ATS agar dapat membaca resume pelamar adalah Anda harus mengetahui detail sistem ATS yang anda gunakan. Karena dengan mengetahui secara detail, Anda dapat memberikan informasi kepada para kandidat atau pelamar untuk membuat resume sesuai dengan format yang dapat dibaca oleh sistem ATS yang Anda gunakan.

Berikan informasi yang secara detail seperti hal-hal yang sudah dibahas di atas. Semakin detail informasi yang Anda berikan akan semakin membantu Anda dalam menyaring kandidat atau pelamar yang sesuai. Dari sisi para pelamar atau kandidat akan meningkatkan peluang resume para pelamar dibaca oleh sistem ATS. Jadi kesimpulan dari bagaimana resume agar mendapat respon atau dibaca oleh sistem ATS adalah memberikan informasi kepada pelamar untuk membuat resume secara detail dan simpel. Itulah beberapa informasi yang perlu diperhatikan agar sistem ATS dapat membaca resume para pelamar dan mempermudahkan Anda dalam mengurutkan sesuai kebutuhan dan merekrutnya.

Urbanhire merupakan platform yang memiliki dan  menyediakan penggunaan Applicant Tracking System (ATS), yang dapat membantu proses rekrutmen di perusahaan Anda menjadi lebih efisien.