Urbanhire Jobseeker

Cara Agar Karyawan Milenial Dan Generasi Z Produktif

10

Jan 2020

Urbanhire – Salah satu perubahan di dunia kerja adalah para tenaga kerja akan diisi oleh karyawan Milenial dan Generasi Z. Generasi yang bisa dikatakan generasi yang modern dan lebih kompleks. Tidak bisa dipungkiri dan tidak bisa dihindari bahwa populasi mereka di perusahaan semakin mendominasi. Sebenarnya generasi ini tidak banyak memiliki masalah bahkan mereka penuh dengan potensi dan ide-ide yang baru. Yang terpenting ketika bekerja dengan mereka adalah Anda dapat beradaptasi dengan kebutuhan mereka. Dengan demikian Anda dapat membantu mereka untuk belajar dan tumbuh serta akan dapat meningkatkan produktivitas bisnis Anda. Lalu bagaimana membuat karyawan Generasi Milenial dan Generasi Z lebih produktif?

Singkirkan Label Milenial & Generasi Z

Label milenial dan Generasi Z terkadang dapat mengganggu mereka. Padahal menurut penelitian, milenial dan Generasi Z tidak ada bedanya dengan generasi sebelumnya ketika muda. Mereka sama-sama penuh semangat dan ide. Untuk itu agar para karyawan milenial dan Generasi Z dapat bekerja lebih produktif, Anda harus membuang jauh-jauh pemikiran bahwa Generasi Milenial dan Generasi Z susah dikontrol. Dengan menghilangkan pemikiran tersebut akan membantu mendekatkan Anda dan karyawan-karyawan senior dengan karyawan milenial/Generasi Z.

Kenali Setiap Karyawan Anda

Untuk meningkatkan produktivitas karyawan milenial dan generasi z, Anda harus menjadi pemimpin yang mengetahui setiap karyawan Anda. Biasakan tim Anda untuk dapat menerima sistem atau cara kerja yang berbeda-beda selama target dan tenggat waktu pekerjaan terselesaikan dengan baik. Dengan demikian setiap karyawan akan dapat mengeluarkan kemampuan terbaik mereka.

Tentukan Dua Target

Anda perlu membuat dua buah target. Dua target yang perlu Anda buat untuk karyawan Milenial dan Generasi Z yang pertama adalah target yang berorientasi kepada hasil dan evaluasi. Yang kedua adalah target yang berorientasi kepada ambisi dan perkembangan. Alasan dari membuat dua target ini adalah jika Anda hanya membuat satu target yang berorientasi kepada hasil, karyawan Anda tidak akan pernah berkembang dan bermain aman. Dengan cara ini Anda akan merangsang dan meningkatkan produktivitas karyawan Milenial dan Generasi Z

Integrasikan Antara Bekerja Dan “Bermain”

Produktivitas karyawan Milenial dan Generasi Z akan meningkat jika Anda dapat mengintegrasikan bekerja dengan “bermain”. Bermain dalam hal ini adalah membuat ruangan atau kantor Anda lebih bersosialisasi antar sesama bukan diisolasi. Kantor yang karyawannya mudah untuk bersosialisasi akan merangsang kreativitas dan hal-hal baik lainnya.

Ciptakan Acara Pelepas Penat

Bekerja penuh selama lima hari pasti akan membuat Anda dan karyawan merasa penat. Untuk itu Anda harus membuat acara kecil-kecilan untuk melepas penat di akhir hari Jumat. Anda bisa membuat sebuah acara nonton film bersama di kantor atau turnamen game di kantor. Kegiatan ini akan meningkatkan kerjasama tim dan mengurangi stres yang dapat mempengaruhi produktivitas karyawan khususnya karyawan Milenial dan Generasi Z.

Jika membahas karyawan Milenial dan Generasi Z dan Anda memiliki sebuah perusahaan rintisan, Anda perlu memperhatikan bagaimana mendapatkan dan menarik perhatian mereka. Alasannya adalah Anda akan bersaing dengan perusahan-perusahan besar yang lebih menarik perhatian mereka. Anda dapat membaca artikel “Tips Startup Menarik Perhatian Millennial Berkualitas” untuk mendapatkan ide-ide agar dapat menarik perhatian mereka.

Untuk masalah kualitas, Anda dapat mempercayakan Urbanhire sebagai platform perekrutan Anda. Alasanya adalah Urbanhire menggunakan Applicant Tracking System yang memiliki fitur Pre-Assessment Questions.