Urbanhire Jobseeker

Cara Membuat Tetap Optimis Di Tengah Pandemi

16

Jun 2020

Blog

Urbanhire – Menumbuhkan sifat optimis di tengah pandemi sangat dibutuhkan di semua komunitas termasuk lingkungan perusahaan Anda. Ketika Anda ingin membangun optimisme di lingkungan perusahaan, Anda sebaiknya fokus kepada para jajaran manajemen perusahaan Anda. Alasannya karena para pemimpin ini dapat membuat situasi di perusahaan menjadi lebih tenang ketika masa krisis datang. Lalu bagaimana caranya agar para pemimpin dapat menyalurkan sifat optimis kepada tim mereka?

Selalu Mengkomunikasikan Harapan

Sebaiknya CEO ikut andil dalam menumbuhkan sifat optimis. Salah satunya dengan selalu mengkomunikasikan harapan yang mampu meningkatkan moral para karyawan. Tidak lain tujuannya adalah untuk menjaga kondisi perusahaan tetap stabil di masa krisis seperti ini. Kalimat yang disampaikan langsung oleh CEO akan selalu bergema di telinga karyawan. Untuk itu libatkan CEO jika Anda ingin menumbuhkan sifat optimis di lingkungan perusahaan

Berikan Visi Yang Jelas

Ketika CEO sudah memberikan atau mengkomunikasi harapan kepada karyawan, CEO harus bisa memberikan visi yang jelas. Bisa dimulai dengan rencana atau tujuan jangka pendek hingga tujuan jangka panjang ketika krisis berlalu. Sebaiknya pihak yang pertama kali mendapatkan informasi tentang visi dari CEO adalah para pemimpin perusahaan. Baru setelah visi diberikan kepada para pemimpin, visi tersebut diinformasikan kepada timnya masing-masing. Selain itu sebaiknya CEO juga mendorong agar para pemimpin dan timnya berani untuk bertindak sesuai dengan visi yang sudah dibicarakan, tujuannya untuk menciptakan momentum untuk bangkit. Ketika momentum ini terbentuk sifat optimis akan cepat tumbuh di perusahaan Anda.

Baca Juga: HR Harus Membangun Semangat Tim Bangkit Dari PHK

Dorong Untuk Istirahat Pikiran Sejenak

Ketika krisis terjadi akibat pandemi, jangan sampai perusahaan memaksakan keadaan untuk tetap bersikap seperti keadaan normal di tengan keadaan yang ambigu (tidak ada kepastian karena pandemi). Hal ini akan membuat semua karyawan bertanya-tanya dan akan membuat semua menjadi gelisah karena perusahan seakan-akan bersikap normal di tengah pandemi. Ketika ingin menumbuhkan sifat optimis, CEO perlu memberikan waktu atau jeda untuk menenangkan pikiran karyawannya di tengah krisis akibat pandemi. Cara ini mampu memberikan pemulihan kesehatan mental atau emosi semua karyawan karena ketidak jelasan. Di tengah waktu pemulihan tersebut informasikan juga tentang apa yang akan dilakukan perusahaan di tengah pandemi ini.

Utamakan Kesederhanaan Alur Kerja

Ketika terjadi krisis dan ada karyawan yang terkena PHK, sebaiknya sebagai pemegang keputusan, Anda harus mengutamakan penyederhanaan alur kerja. Hal ini akan membuat para pemimpin dan karyawan tetap memiliki sifat optimis di tengah krisis. Mereka tidak akan merasa terbebani dengan pekerjaan rekannya yang terdampak. Jika tim Anda memerlukan tenaga tambahan berupa karyawan freelance sebaiknya Anda mengizinkan untuk menjalankan opsi tersebut.

Itulah empat cara agar kondisi perusahaan tetap dalam rasa optimisme. Selain itu karena Indonesia akan menjalankan konsep new normal, sebaiknya Anda membaca artikel “Bagaimana HR Menyiapkan Kantor Saat New Normal”. Tidak lupa juga kami sarankan kepada Anda untuk menggunakan Urbanhire sebagai platform perekrutan yang menggunakan Applicant Tracking System (ATS) dapat membantu Anda mendapatkan kandidat yang tepat untuk perusahaan Anda dengan fitur Pre Online Assessment.