Urbanhire Jobseeker

Cara Menangani Karyawan “Beracun”

9

Oct 2019

Urbanhire – “Beracun” seperti diketahui, salah satu zat yang buruk bahkan bisa mematikan. Namun apa yang terjadi jika terdapat racun dalam perusahaan, tentu lambat laun akan membuat kondisi dan suasana perusahaan akan tidak menyenangkan bagi banyak pihak. Maka dari itu, sebelum ini semua terjadi, Anda harus bisa mengidentifikasi dan menangani karyawan “beracun”

Jika ingin kelangsungan perusahaan tetap berjalan stabil. Karyawan yang bersifat beracun akan sangat merugikan dan bisa meracuni karyawan lainnya, masalah kecil yang sering kali diabaikan dan akhirnya menjadi masalah besar. Ada baiknya, “beracun” mulai ditangani sejak dini.

Namun tidak banyak yang tahu bagaimana cara mengidentifikasi dan menangani karyawan “beracun”, ada baiknya menerapkan beberapa hal berikut ini.

Kenali “Racun” Yang Dialami Karyawan

Hal pertama yang harus dilihat dan dianalisa adalah, apa “racun” yang jadi penyebabnya. Pada umumnya “racun” yang sering muncul di perusahaan adalah ketidakpatuhan dengan atasan, biasanya karyawan yang memiliki “racun” ini sering menghasut karyawan lain untuk ikut-ikutan membenci atasan, suka menggosip dan narsis.

Jika memang “racun” yang disebarkan masih bersifat ringan, maka tidak perlu melakukan tindakan tegas. Namun, jika nantinya “racun” tersebut akan jadi masalah besar. Perlu mendapatkan penanganan khusus dan tegas, apalagi jika sampai membuat kondisi perusahaan tidak kondusif dan menurunkan produktivitas.

Tetap Kontrol Karyawan

Hal yang bisa dilakukan perusahaan untuk mengidentifikasi dan menangani karyawan “beracun”, adalah menggunakan kontrol tetap. Jangan pernah lengah dan memberikan kelonggaran pada salah satu karyawan “beracun”, ini akan mencegah pegawai lainnya terkena “racun”.

Dengan selalu melakukan kontrol akan mencegah perusahaan Anda dari penyebaran“racun” yang disebarkan oleh salah satu karyawan “beracun” di perusahaan Anda dan menjaga lingkungan kerja Anda tetap sehat dan produktif

Jelaskan Konsekuensi Dari “Racun” Tersebut

Alangkah baiknya Anda memberikan penjelasan, atau bisa dikatakan peringatan halus tentang konsekuensi bagi yang menjadi “racun” dan menyebarkan “racun”. Mulai dari sanksi ringan hingga berat, yang berujung pemecatan. berikan penjelasan juga sanki akan diawali dengan sanksi yang ringan agar Anda tidak terkesan otoriter. 

Jika memang sanksi ringan tidak mempan, maka jangan segan-segan memberikan sanksi yang lebih berat. Tujuan dari ini semua adalah menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan saling menguntungkan baik dari sisi karyawan dan perusahaan.

Pisahkan Karyawan “Beracun” Dari Karyawan Lainnya

Terbilang ekstrem memang, namun ini salah satu cara menangani karyawan “beracun” paling efektif, dimana harus memisahkan terlebih atau lebih ekstimnya mengisolasi agar “racun” tidak tersebar pada karyawan lainnya. 

Anda tentu ingin karyawan-karyawan terbaik Anda merasa tidak nyaman dan tertular “racun” yang dapat merugikan perusahaan Anda. Sebenarnya tujuan ini adalah untuk memfokuskan Anda untuk tetap fokus mengontrol karyawan “racun” tersebut dan lebih mudah memberikan edukasinya.

Memang bukan hal mudah untuk menemukan, mengidentifikasi dan menangani karyawan “beracun”. Butuh kesabaran dan tahu sumber permasalahan yang mengakibatkan karyawan tersebut “beracun”.

Ada cara lain sebelum Anda terlanjur menerima pegawai yang “beracun” yaitu dengan menggunakan Tes psikometrik. Ada beberapa tes psikometrik yang perlu Anda ketahui dan lakukan serta tujuannya. Di artikel Menilai Kepribadian Calon Karyawan Melalui Tes Psikometrik, Anda akan mengetahuinya dengan detail tentang tes psikometrik

Urbanhire berkolaborasi dengan Mercer Mettl memiliki online psychometric assessment yang dapat digunakan pada proses rekrutmen untuk menilai kepribadian calon karyawan di perusahaan Anda.