Urbanhire Jobseeker

Melihat Sistem Work From Home Sebagai Masa Depan

1

Apr 2020

Urbanhire – Sistem work from home atau kerja remote sudah sering digembor-gemborkan sebelum maraknya pandemi virus corona. Banyak orang yang mengatakan bahwa sistem kerja ini merupakan sistem kerja di masa depan. Alasannya adalah kemajuan teknologi sekarang ini sudah sangat mendukung untuk menerapkan sistem kerja remote. Selain itu sistem kerja seperti ini menjadi sebuah daya tarik tersendiri untuk sebuah perusahaan.

Sistem work from home kini sudah banyak diterapkan di berbagai perusahaan karena harus melindungi karyawannya dari virus corona. Tantangan atau kesulitan akan datang untuk perusahaan yang sebelumnya tidak pernah menerapkan sistem ini. Salah satu tantangannya adalah cara mengelola karyawan mereka agar tetap produktif. Lalu seperti apa perkembangan sistem work from home di dunia kerja?

Banyak Perusahaan Yang Mulai Menerapkan

Sistem work from home sudah banyak diterapkan di perusahaan-perusahaan yang mayoritas karyawannya adalah generasi milenial dan generasi z. Sistem kerja ini menjadi daya tarik tersendiri untuk mereka. Menurut penelitian dari Glassdoor di tahun 2019, 54 persen pekerja di Amerika Serikat mengaku mendapatkan kebijakan untuk bekerja dari rumah. Jumlah tersbeut mengalami peningkatan dari sebelumnya, hanya 28 persen karyawan yang mendapatkan kebijakan bekerja dari rumah di tahun 2011. Bisa disimpulkan bahwa setiap tahunnya perusahaan yang menerapkan sistem kerja dari rumah di Amerika mengalami peningkatan. Tidak menutup kemungkina di Indonesia juga mengalami hal yang serupa.

Semakin Bervariasi Perusahaan Yang Menerapkan

Anda pasti sudah paham bahwa setiap perusahaan memiliki bidang yang berbeda-beda. Dan perbedaan ini juga berpengaruh terhadap budaya kerja yang diterapkan di perusahaan. Misalkan perusahaan di sektor pelayanan publik, sektor tersebut tidak pernah terpikirkan untuk menjalankan sistem work from home. Namun karena tuntutan era dan perubahaan generasi khususnya karena pandemi virus corona, sektor publik kini sudah menerapkan sistem tersebut, seperti beberapa kementerian di Indonesia. Untuk perusahaan yang bergerak di sektor teknologi, sudah sangat umum untuk menerapkan sistem kerja dari rumah. Dengan majunya teknologi saat ini, semakin banyak perusahaan berbagai bidang yang mulai mencoba menerapakan sistem kerja dari rumah.

Menguntungkan Untuk Perusahaan Kecil Atau Rintisan 

Seperti yang telah disebutkan di atas, kebijakan work from home ini memiliki daya tarik tersendiri ketika ingin melakukan proses perekrutan. Perusahaan kecil atau rintisan untuk dapat bersaing dalam perekrutan haruslah menawarkan keuntungan-keuntungan yang tidak diterapkan di perusahaan besar, misalnya sistem kerja dari rumah ini. Selain itu menjalankan sistem kerja dari rumah dapat memangkas biaya operasional. Karena perusahaan tidak memikirkan tunjangan transportasi, makan dan kehadiran.

Untuk menjalankan sistem ini, Anda harus merekrut karyawan yang dapat Anda percaya untuk bekerja dari rumah dan memiliki kualitas yang baik. Melalui artikel Tips Merekrut Remote Employees Anda akan mendapatkan wawasan bagaimana merekrut karyawan remote yang berkualitas. Tidak lupa kami sarankan juga untuk menggunakan Urbanhire, platform perekrutan berbasis Applicant Tracking System (ATS) yang memiliki fitur Pre-Assessment Questions untuk menyaring kandidat berkualitas dan sesuai dengan kriteria Anda