Urbanhire Jobseeker

Mengidentifikasi Tujuan dan Tantangan Perekrutan

28

Aug 2019

Urbanhire – Perkembangan teknologi dan informasi telah semakin canggih. Hal ini dapat diketahui dari besarnya pengaruh internet terhadap kehidupan. Aplikasi internet bukan hanya berguna untuk komunikasi atau hiburan saja, tetapi sudah merambah ke sistem rekrutmen perusahaan dan dapat dengan mudah mengidentifikasi tujuan dan tantangan perekrutan.

Saat ini berkembang pesat perangkat lunak atau software yang berguna untuk mengelola sumber daya manusia dalam proses rekrutmen perusahaan. Perangkat lunak tersebut dapat berupa situs website, platform, aplikasi atau lainnya. Harganya pun terbilang cukup mahal dan hanya orang orang yang ahli di bidang IT saja yang dapat mengelolanya. Namun, semua itu tak menjadi masalah selama perangkat lunak tersebut dapat menjalankan fungsinya dan memberikan kepuasan pada perusahaan.

Pada kenyataannya dalam sistem rekrutmen perusahaan sering kali muncul adanya tantangan yang harus dihadapi. Sekalipun itu telah menggunakan software yang canggih. Di samping tujuan yang ingin dicapai. Perusahaan harus mampu mengatasinya agar proses rekrutmen berjalan lancar dan menghasilkan kandidat terbaik untuk mengembangkan perusahaannya. Keputusan untuk menggunakan perangkat lunak harus dipertimbangkan dengan baik.

Berikut ini diuraikan mengenai beberapa tujuan dan tantangan perekrutan dalam menggunakan perangkat lunak tersebut.

Deskripsikan Tujuan dan Tantangan Sistem Rekrutmen

Ada hal yang perlu dipertimbangkan sebelum Anda membeli perangkat lunak untuk membantu proses rekrutmen perusahaan. Pertimbangan tersebut berkaitan erat dengan tantangan perekrutan dari perusahaan. Apa sajakah itu?

Pada umumnya ada 6 tahapan dalam sistem perekrutan perusahaan, antara lain:

1. Kesadaran

2. Pertimbangan

3. Ketertarikan

4. Aplikasi

5. Seleksi, dan

6. Mempekerjakan

Secara keseluruhan, semua tahap tersebut masuk dalam kategori akuisisi bakat. Namun, pada dasarnya nomor 1 – 3 masuk dalam pemasaran rekrutmen. Sedangkan nomor 5 – 6 termasuk ke dalam perekrutan.

Lalu apakah perbedaan antara pemasaran rekrutmen dengan perekrutan? Pemasaran rekrutmen ialah penyebaran informasi lowongan pekerjaan dari perusahaan terkait. Sementara perekrutan ialah proses seleksi calon pelamar untuk menemukan kandidat terbaik.

Dalam hal ini, perusahaan harus mampu mendeskripsikan semua tahap tersebut pada pihak penyedia perangkat lunak. Mulai dari desain, isi, bahasa yang digunakan dan sebagainya harus dapat dipahami oleh semua calon pelamar, baik pelamar aktif maupun pelamar pasif.

Tantangan dalam Menumbuhkan Kesadaran Kandidat

Kesadaran kandidat atau dalam hal ini minat untuk bekerja selalu muncul setiap saat. Meski pada orang yang berbeda. Pada tahap ini memunculkan kesadaran bekerja bukan hanya soal penyebaran informasi adanya lowongan pekerjaan. Namun, lebih dari itu. Perusahaan harus mampu mengelola brand-nya sedemikian rupa agar kandidat menyadari kualifikasi yang seperti apa yang diinginkan oleh perusahaan.

Bila perlu, uraikan secara deskriptif mengenai proses dibuka atau dibutuhkannya lowongan atau posisi tersebut hingga membuat perusahaan mengambil keputusan untuk menggunakan perangkat lunak dalam sistem rekrutmennya. Adapun kesimpulan dari tantangan dalam tahap penumbuhan kesadaran kandidat dalam proses rekrutmen ini, antara lain:

1. Menghabiskan banyak waktu untuk membuat iklan lowongan kerja

2. Ketidakmampuan memublikasikan iklan lowongan kerja ke dalam beberapa papan pengumuman sekaligus

3. Tidak memanfaatkan karyawan yang ada saat ini sebagai sumber kandidat baru, maksudnya ialah karyawan saat ini tidak dilibatkan dalam proses pencarian kandidat baru perusahaan

4. Ketidakmampuan untuk mencari, mendekati kandidat atau calon pelamar pasif dan mendapatkan kontak mereka

5. Ketidakmampuan untuk mencari kandidat berkualitas melalui database pelamar sebelumnya

6. Tidak memanfaatkan rekrutmen sosial untuk mempromosikan info lowongan kerja perusahaan

7. Minimnya ide dalam membuat konten perusahaan yang menarik minat kandidat Itulah beberapa hal yang menjadi tantangan dalam penumbuhan kesadaran yang mesti diperhatikan oleh perusahaan.

Tantangan dalam Tahap Pertimbangan Kandidat

Tahap pertimbangan adalah tahap dimana Anda berusaha meyakinkan calon pelamar bahwa perusahaan Anda merupakan pilihan terbaik bagi mereka. Tahap ini terbilang tidak mudah, terlebih bagi Anda yang memiliki segudang usaha dalam perusahaan yang dijalankan.

Pada tahap ini, Anda harus dapat memilih strategi yang tepat untuk melibatkan kandidat yang jelas agar tertarik untuk melamar pekerjaan pada posisi yang Anda buka. Oleh karena itu, perusahaan Anda harus mendeskripsikan dengan jelas dan detail mengenai kualifikasi kandidat yang sedang dicari. Terutama untuk posisi posisi yang krusial dalam perusahaan.

Selain melibatkan peran divisi HRD, Anda juga perlu mencantumkan beberapa fasilitas menarik bagi karyawan baru ketika mereka diterima. Misalnya, fasilitas training atau pelatihan terkait job desk terkait. Maka dalam tahap ini, akan muncul beberapa tantangan antara lain tidak ada struktur yang jelas dari promosi melalui media sosial, tidak ada strategi dalam pengelolaan CRM dan lain sebagainya.

Tantangan dalam Tahap Ketertarikan Kandidat

Setelah Anda membuat calon pelamar tertarik pada lowongan perusahaan Anda, mintalah mereka untuk mempertimbangkan perusahaan Anda sebagai tempat mereka bekerja selanjutnya. Jika mereka tertarik, Anda tinggal mengarahkannya untuk mengikuti seleksinya. Misal dimulai dengan pengiriman berkas lamaran, portofolio dan sebagainya.

Pada tahap ini, akan ditemukan beberapa tantangan bila menggunakan perangkat lunak sebagai medianya. Di antaranya dibutuhkan tenaga desain grafis untuk mendesain tampilan perangkat lunak perusahaan Anda, perlu adanya penulis konten yang memahami SEO (Search Engine Optimization), pembuatan aplikasi atau formulir online dan lain sebagainya.

Proses Rekrutmen Melalui Perangkat Lunak Membutuhkan Banyak Tenaga Ahli

Pada intinya untuk memanfaatkan perangkat lunak sebagai tim rekruiter perusahaan membutuhkan sejumlah tenaga ahli dan biaya yang tidak sedikit. Meski tujuannya untuk memberikan kemudahan dan keterbukaan perusahaan terhadap kandidat atau calon pelamar. Ada baiknya, Anda mempertimbangkan beberapa tujuan dan tantangan perekrutan yang telah diuraikan di atas.

Urbanhire merupakan End-to-End Recruitment Platform yang menjadikan proses perekrutan di perusahaan Anda menjadi lebih mudah dan efisien