Urbanhire Jobseeker

Mengintegrasikan Karyawan Baru Ke Dalam Tim

4

Nov 2019

Urbanhire – Kesuksesan seorang karyawan tidak lepas dari peran seorang manajer yang mempekerjakannya. Alasannya adalah tidak ada yang lebih paham potensi dan strategi untuk mengintegrasikan karyawan di dalam tim selain manajer tersebut.

Di perusahaan-perusahaan yang sudah besar pada umumnya ada jeda beberapa hari untuk mengenalkan semua isi perusahaan kepada karyawan baru. Pengenalan ini termasuk budaya kerja, lingkungan kantor dan job desc yang akan dikerjakan. Pengenalan ini biasa disebut onboarding.

Melaksanakan onboarding merupakan salah satu strategi dalam mengintegrasikan karyawan baru. Karyawan yang mengikuti onboarding cenderung lebih cepat dan efisien dalam bekerja. Selain itu onboarding mampu mengurangi kesalahan dalam bekerja dan meningkatkan employee engagement. Lalu bagaimana mengintegrasikan karyawan baru ke dalam tim Anda?

Memahami Tantangan Mereka

Ada istilah onboarding dalam perusahaan yang berarti masa transisi seseorang dalam pekerjaan barunya. Masa ini terbilang sulit dan bersifat relatif pada masing-masing orang. Ada yang mudah dan cepat beradaptasi. Namun, ada pula yang merasa sangat kesulitan hingga butuh waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan budaya kerja di perusahaan. Hal ini dapat dialami oleh siapa saja, bahkan oleh seorang profesional sekalipun.

Sebagai seorang manajer yang bijaksana, Anda tidak bisa memaksakan apalagi menyalahkan karyawan barumu yang tidak cepat beradaptasi. Sebab tugasmu adalah membuat mereka agar merasa nyaman dan terjamin dengan pekerjaan barunya. Jika seorang karyawan baru sudah menemukan titik nyamannya sekaligus rasa terjamin dalam perusahaan, maka akan timbul dalam dirinya rasa loyalitas dan kepatuhan pada perusahaan. Jadi, pahamilah tantangan karyawan baru sebelum memberikan sikap awal kepada mereka.

Hindari adanya tindak senioritas dalam perusahaan. Siapa pun tidak akan menyukainya. Bahkan pada beberapa kasus, senioritas menyebabkan banyak karyawan baru yang merasa tidak nyaman dan akhirnya mengundurkan diri di awal karirnya. Hal itu jelas merugikan perusahaan karena butuh waktu, tenaga dan biaya untuk percepatan pergantian karyawan baru.

Sangat penting bagi seorang pemimpin untuk menjelaskan pada karyawan barunya bahwa belajar lebih penting daripada melakukan di awal-awal hari.

Percepat Pembelajaran Mereka

Seorang karyawan baru yang cepat belajar terhadap organisasi dan perannya akan menguntungkan perusahaan di berbagai sisi. Jika Anda seorang manajer, sangat penting untuk mempercepat proses pembelajar para karyawan baru dalam tiga bidang utama, antara lain:

  1. Pembelajaran teknis adalah wawasan dasar bisnis yang meliputi produk, pelanggan, teknologi dan sistem.
  2. Pembelajaran budaya adalah sikap, norma, perilaku dan nilai-nilai yang berkontribusi pada karakter unik dalam organisasi.
  3. Pembelajaran politik adalah cara membuat keputusan, sebab dan akibat kekuasaan dalam bidang kerja dan dukungan dari dan oleh perusahaan.

Manajer tidak hanya berperan dalam mengenalkan perusahaan pada karyawan baru, tetapi juga harus bisa membantu mereka agar cepat belajar dan beradaptasi dengan lingkungan perusahaan. Yakinkan mereka bahwa manajer mengetahui perusahaan lebih baik dari lainnya dan jangan terlalu kaku saat bersikap dengan karyawan baru, sehingga mereka tidak sungkan untuk bertanya tentang perusahaan pada manajernya.

Jadikan Mereka Bagian Dari Tim

Jangan pernah membuat seorang karyawan baru merasa sendiri!

Meskipun ada potensi mereka untuk bekerja secara individu, kemungkinan besar mereka tergabung dalam sebuah tim kecil atau justru tim besar. Semakin cepat mereka beradaptasi dengan rekan kerjanya, maka itu semakin baik. Ada banyak cara yang dapat dilakukan oleh tim rekrutmen untuk mewujudkan hal itu.

Saat karyawan baru pertama kali masuk ke perusahaan, segerakanlah untuk memperkenalkan mereka pada seluruh karyawan. Terlebih pada rekan dalam satu tim. Perkenalkan secara personal dengan cara yang baik dan menyenangkan. Jelaskan kepada tim terkait kedatangan dan peran para karyawan baru tersebut. 

Jadikanlah tim yang sudah terbentuk dalam perusahaan masuk dalam kurva pembelajaran para karyawan baru. Buatlah karyawan baru seperti rekan yang harus dirangkul. Investasi kecil itulah yang akan mempengaruhi produktivitas jangka panjang dan dividen kerja.

Hubungkan Mereka dengan Pemangku Kepentingan Utama

Cara mengintegrasikan karyawan baru selanjutnya adalah mengenalkan karyawan baru pada jajaran pemangku kepentingan utama dalam perusahaan. Dalam arti lain, orang-orang yang memiliki jabatan tinggi dalam perusahaan seperti CEO, direktur utama, kepala bagian dan lain sebagainya. Tim perekrutan hendaknya menyediakan waktu khusus untuk mengenalkan mereka pada karyawan baru. Akan lebih baik bila susunan organisasi dalam perusahaan dikemas dalam bentuk buku panduan, buku saku atau sejenisnya sehingga karyawan baru tidak kesulitan untuk mengingat nama dan jabatannya di perusahaan.

Para stakeholder tersebut juga harus mengetahui rencana, alur hingga diterimanya para karyawan baru di perusahaan. Pastikan bahwa mereka tahu bahwa jaringan karyawan baru mulai terbentuk. Transparansi dalam perusahaan itu penting, bahkan untuk hal yang kecil sekalipun.

Selain untuk saling mengenal, para karyawan baru bisa termotivasi dengan cerita sukses dari para stakeholder dalam perjalanan karirnya hingga menjadi seperti sekarang ini. Sambutan baik dari mereka juga bernilai besar bagi karyawan baru sehingga mereka merasa diakui dan dihargai keberadaannya.

Kembangkan karyawan Baru Guna Memajukan Perusahaan

Setiap perusahaan ingin merekrut karyawan baru untuk mengembangkan reputasinya di dunia bisnis. Impian tersebut dapat diwujudkan dengan memahami benar bagaimana cara mengintegrasikan karyawan baru ke dalam tim. Jadikanlah karyawan baru sebagai bagian dari keluarga besar perusahaan, bukan sebagai seseorang yang harus menghadapi serangkaian tantangan untuk masuk ke dalam lingkaran perusahaan. Sebab mereka hadir bukan untuk menjadi lawan tetapi kawan.

Sebelum Anda mencoba untuk mengintegrasikan karyawan baru Anda, alangkah baiknya Anda mempelajari tentang apa saja yang harus dilakukan saat onboarding. Anda dapat membaca “Daftar yang Harus Dilakukan Ketika Onboarding untuk Karyawan Baru” untuk mendapatkan detailnya. Dan tidak lupa agar Anda menggunakan Urbanhire, sebagai platform yang menggunakan Applicant Tracking System (ATS) yang menjadikan proses perekrutan di perusahaan Anda menjadi lebih mudah dan efisien.