Mengulik Lebih dalam Mengenai Employee Referral Program

| employer-resources recruitment-hacks

by Urbanhire

Urbanhire – Salah satu program yang wajib untuk diketahui pemilik usaha (employer), pekerja aktif (employee), dan calon pegawai (job seeker) adalah employee referral program. Apa sebenarnya pengertian dari program yang terus menjadi pertimbangan serius bagi pemilik badan usaha maupun pihak lain yang terlibat? Apa keunggulan dan kelemahan program tersebut untuk semua pihak?

Mengulik Lebih dalam Tentang Program Employee Referral

Untuk Anda yang sama sekali belum pernah mendengar atau masih dibingungkan dengan program employee referral, hal itu bukan suatu kesalahan fatal. Sebab, program itu sendiri baru dipopulerkan kurang dari dua tahun terakhir, sehingga mayoritas ruang lingkup employer-employee masih awam akan konsepnya. Kecuali untuk yang beraktivitas di departemen human resource.

Sederhananya, employee referral program adalah program rekomendasi karyawan oleh pegawai internal suatu perusahaan. Kepada siapa rekomendasi tersebut diberikan? Perusahaan lain, bahkan memiliki kemungkinan sebagai perusahaan pesaing. Suatu konsep yang cukup unik, bukan? Melalui program tersebut, proses hiring secara online dilakukan guna mendapatkan kandidat terbaik untuk posisi yang umumnya cukup strategis.

Sekilas, konsep rekrutmen ini mungkin terdengar unik dan baru. Padahal, program ini tidak lebih dari sebuah perluasan metode penjaringan pegawai perusahaan. Sebelumnya, teknik rekomendasi ini diterapkan dalam internal perusahaan untuk mendapatkan nama yang memenuhi kualifikasi untuk mendapatkan promosi. Sedangkan untuk employee referral, rekomendasi dari internal perusahaan diberikan pada pihak luar.

Keunggulan Program Employee Referral

Employee referral program memiliki banyak keunggulan sebagai metode rekrutmen yang diutamakan pada saat ini :

  • Kualitas karyawan yang didapatkan dari proses hiring lebih baik daripada rekrutmen biasa. Hal ini tidak terlepas dari rekomendasi internal sebuah perusahaan yang tentunya telah mengetahui kapabilitas kinerja kandidat terkait. Cocok untuk pencarian kandidat dengan jabatan strategis di perusahaan.
  • Jangkauan kandidat menjadi lebih luas. Sebab, proses rekrutmen referral biasanya dilakukan melalui jaringan internet di mana setiap orang dari seluruh penjuru dunia dapat berpartisipasi.
  • Proses seleksi dapat berjalan lebih cepat. Jika biasanya semakin banyak kandidat akan memakan waktu yang lebih panjang, berbeda dengan program employee referral. Proses rekrutmen justru bisa diselesaikan lebih cepat karena yang bekerja bukan hanya satu human resource perusahaan melainkan internal banyak perusahaan sekaligus.
  • Dana yang dikeluarkan untuk melakukan proses seleksi online referral seperti ini jauh lebih sedikit dibandingkan rekrutmen reguler. Tentunya untuk pemilik perusahaan, hal ini cukup menguntungkan karena anggaran bisa dihemat atau dialokasikan untuk keperluan lain.

Kelemahan Program Employee Referral

Sederet keunggulan dari employee referral program di atas cukup menggiurkan untuk Anda, bukan? Lalu, apakah itu berarti inovasi metode rekrutmen tersebut hanya memiliki pros (keunggulan) dan tidak disertai cons (kelemahan) sama sekali? Di situ kesalahan pemahaman yang sering terjadi karena kurangnya pemahaman tentang ‘how the recruitment program works’.

Tentu saja program employee referral tetap memiliki kekurangan sebagaimana metode hiring lainnya :

  • Kemungkinan sabotase dari perusahaan lain, terlebih untuk kompetitor, sangatlah tinggi. Mereka bisa saja mencalonkan kandidat dan memanipulasi rekam jejak kinerja yang sesungguhnya dengan maksud menjatuhkan perusahaan pesaingnya.
  • Terjadi diskriminasi di perusahaan terhadap kandidat yang terpilih. Hal ini bukan sesuatu yang asing lagi karena melalui rekrutmen normal pun tindakan diskriminasi acap kali terjadi, apalagi melalui hiring program secara online seperti ini. Mayoritas karyawan yang telah cukup lama mengabdi dan mengincar posisi kosong tersebut akan merasa dikhianati perusahaan.
  • Ilusi yang diciptakan oleh program employee referral cukup riskan. Kandidat-kandidat yang diajukan seolah memiliki klasifikasi tinggi dan sempurna untuk preposisi yang ditawarkan. Padahal, kualifikasi tersebut bisa saja merupakan hasil manipulasi pemberi rekomendasi sedangkan employer terlanjur menggantungkan harapan tinggi.

Tips Agar Program Employee Referral Sukses Tanpa Aksi Manipulatif

Memiliki harapan tinggi pada kesuksesan metode employee referral program bukanlah sebuah kesalahan. Metode rekrutmen tersebut memang memiliki probabilitas tinggi dalam menghasilkan kandidat dengan kualifikasi tinggi. Lantas, seperti apa tips agar hiring method yang satu ini memiliki hasil sesuai dengan harapan?

  1. Tawarkan apresiasi yang layak pada pemberi rekomendasi jika mereka berhasil menyebutkan nama kandidat yang tepat untuk posisi vacant tersebut. Bentuknya beragam, bisa souvenir untuk dikirimkan ke alamat perekomendasi atau bahkan langsung berupa sejumlah uang. Adanya apresiasi tersebut dapat meminimalisir kemungkinan sabotase perusahaan lain dengan memberi kandidat di bawah standar.
  2. Cek lebih mendalam tentang kinerja kandidat-kandidat yang didapatkan melalui program rekrutmen tersebut. Bisa dengan menelusuri latar belakang melalui pihak lain di perusahaan tempatnya bekerja atau pernah berkarir, di luar para pemberi rekomendasi. Hal ini untuk memastikan kualifikasi sesungguhnya para kandidat.
  3. Gelar proses hiring referral di situs-situs job seeker yang memiliki kredibilitas baik seperti di Urbanhire. Situs tersebut dikenal memiliki koneksi luas dalam dunia kerja dan calon-calon yang profitable. Para pegawai yang bergabung sebagai member dalam situs biasanya adalah mereka yang memiliki banyak koneksi atau kenalan profesional lainnya.
  4. Tidak terburu-buru dalam proses eliminasi rekrutmen referral. Sama seperti seleksi employee secara reguler, dalam program hiring yang satu ini juga kamu tidak seharusnya bersikap gegabah dalam mengerucutkan kandidat untuk mendapatkan calon terbaik.

Jadi, dapat ditarik kesimpulan bahwa employee referral program memiliki keunggulan maupun kelemahannya sendiri sebagai metode rekrutmen untuk perusahaan. Namun, kekurangan dari metode hiring yang satu ini masih dapat teratasi dengan baik jika employer dapat menjalankan tips antisipasinya agar tidak serta merta dibutakan hasil seleksi online karyawan.

Urbanhire sebagai Applicant Tracking System memiliki fitur lain untuk mempermudah proses perekrutan di perusahaan Anda yaitu employee referral program. Program ini dirancang untuk membantu para perekrut melakukan rekrutmen dengan referensi dari pihak internal perusahaan. Ayo coba sekarang fitur employee referral program di Urbanhire!