Urbanhire Jobseeker

Perbedaan Dalam Merekrut Generasi Z dan Millennial

20

Sep 2019

Blog

Urbanhire – Banyak yang menganggap Generasi Z dan Millennial itu sama, kedua generasi ini ternyata sangat berbeda. Generasi Z adalah generasi yang lahir di atas tahun 1996, sedangkan Generasi Millennial atau Generasi Y mereka yang lahir pada awal 1980-an. Generasi Millennial dan Generasi Z memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda, begitu pula pada pola pemikiran dan pola kerja yang memiliki perbedaan. Karena berbeda generasi dan karakteristik, ketika Anda ingin melakukan perekrutan, Anda perlu mengetahui perbedaan dalam merekrut Generasi Z dan Millennial berdasarkan karakternya, agar Anda dapat menentukan strategi yang tepat.

Generasi Z Lebih Kompetitif dari Millennial

Jika perbandingan soal kompetitif, Generasi Z memenangkannya. Pasalnya Generasi Millennial tidak suka dengan kompetisi, bahkan lebih memilih menyingkir dari persaingan. Karena fokus mencari inovasi baru yang lebih menyenangkan dan diinginkan.

Sedangkan generasi Z, merupakan generasi yang ambisius. Meskipun belum memiliki pengalaman yang banyak, generasi ini tidak segan untuk mengambil resiko bahkan mengambil peran besar. Inilah yang membuat Generasi Z lebih unggul dalam jiwa kompetitif. Namun ada kekurangan dalam memiliki sifat tersebut yaitu cenderung melakukan segala hal demi target atau tujuan 

Jelas untuk sifat tersebut untuk memenangkan persaingan yang ketat, Generasi Z lebih unggul. Namun untuk bekerja secara tim dan berinovasi Generasi Millennial lebih unggul karena mereka lebih kreatif dan peka terhadap isu sosial. Tentukan apakah Anda memerlukan karakter yang sifatnya ambisius atau yang mampu bekerja secara kelompok. Untuk yang memiliki sifat ambisius sangat cocok untuk bekerja sebagai sales.

Generasi Z Lebih Tertutup dari Generasi Millennial

Perbedaan dalam merekrut Generasi Z dan Millennial yang jelas terlihat adalah Generasi Millennial memiliki sifat yang lebih terbuka dan Generasi Z sedikit tertutup namun keduanya memiliki sifat terbuka dalam hal ide. Generasi Millennial cenderung peduli dengan keseimbangan hidup dan lebih mementingkan kualitas pertemanan daripada kuantitas pertemanan. Dengan karakter seperti ini Generasi Millennial sedikit lebih selektif dalam memilih pertemanan.

Sedangkan Generasi Z yang sudah tergantung dengan teknologi lebih suka ditemani smartphone mereka daripada kumpul dan berbincang bersama. Tak heran mereka sangat aktif di dalam media sosial sehingga Generasi Z lebih terbuka dengan teknologi yang baru. Melihat hal tersebut Generasi Z sangat cocok untuk bekerja di belakang media sosial bila Anda sedang melakukan perekrutan.

Generasi Z Bekerja Lebih Multitasking

Memang tidak terlalu bagus bekerja multitasking, namun suatu ketika bekerja multitasking pasti akan dibutuhkan. Inilah perbedaan merekrut generasi z dan millennial, saat harus menerapkan multitasking. Generasi Millennial memang bisa multitasking namun mereka suka dengan keteraturan, pasalnya mereka lebih suka mengerjakan pekerjaan satu demi satu.

Sedangkan Generasi Z, lebih suka menerapkan sistem kerja multitasking karena lebih cepat selesai. Sehingga bisa menyelesaikan banyak hal sekaligus dalam satu waktu karena Generasi Z suka yang instan. Maka kurang cocok untuk Generasi Z menjadi first leader karena kurang teliti

Komunikasi Lebih Mudah Dengan Generasi Z

Hal mendasar yang jadi perbedaan dalam merekrut generasi z dan millennial ada pada komunikasi, dimana keduanya menerapkan sistem berbeda. Untuk generasi z lebih suka komunikasi dalam bentuk texting dan tidak bertatap muka. Hal ini karena merasa lebih nyaman dengan teknologi yang jadi pihak ketiga. 

Sedangkan cara komunikasi berbeda yang kini diterapkan generasi millennial, dimana masih dominan dengan millennial yang lebih suka komunikasi secara langsung, face to face. Ini akan lebih menyenangkan, bisa memberikan banyak pengaruh dan bisa mengetahui apa yang diinginkan lawan berbicara. Dengan dua gaya komunikasi yang berbeda tersebut, Anda bisa menentukan posisi yang cocok sesuai gaya komunikasi kedua generasi tersebut

Generasi Z Lebih Menguasai dan Menggunakan Teknologi

Memang benar bahwa Generasi Z dan millennial tumbuh besar dengan perkembangan teknologi, namun ada perbedaan dalam merekrut Generasi Z dan millennial dalam hal teknologi. Lain halnya dengan Generasi Z yang tidak bisa lepas dari teknologi.

Hasilnya, anak generasi Z lebih banyak menghabiskan waktu bersama teknologi yang dia miliki seperti smartphone, tablet ataupun laptop, bahkan Anda tidak akan pernah menyadarinya bahwa ketika berkumpul, Generasi Z selalu melihat smartphone mereka. Hal ini karena generasi Z adalah generasi yang lahir setelah teknologi maju ada. Inilah yang membuat Generasi Z jadi lebih tergantung dan handal dalam menguasai teknologi sehingga Generasi Z lebih gampang teralihkan atau tidak fokus. Perlu menjadi perhatian jika posisi yang Anda buka membutuhkan konsentrasi yang tinggi

Sangatlah disarankan bahwa Anda harus mengkombinasikan generasi di perusahaan Anda agar perusahaan Anda memiliki kondisi yang seimbang. Dengan menggunakan platform Urbanhire, Anda bisa mendapatkan kandidat yang spesifik dan sesuai yang Anda inginkan dengan menggunakan fitur Pre-Assessment Questions