Urbanhire Jobseeker

Pertanyaan Interview Untuk Ketahui Kualitas Kandidat

13

Sep 2019

Urbanhire – Seperti apa pertanyaan interview yang tepat bila Anda ingin mengetahui kualitas dari kandidat yang mengikuti sesi tersebut? Perlu Anda ketahui, ada beberapa pertanyaan khusus yang bersifat krusial yang tidak boleh sampai ketinggalan saat wawancara kandidat dilakukan. Apa saja pertanyaan-pertanyaan itu dan kualitas seperti apa yang dapat diketahui darinya?

Pertanyaan Interview untuk Menilai Kualitas Applicant

Di bawah ini adalah lima pertanyaan inti dalam sebuah wawancara yang dapat dengan mudah mengungkap kualitas seseorang :

“Sosok Seperti Apakah Anda?”

Anda mungkin bingung mengapa harus menanyakan pertanyaan interview seperti ini kepada kandidat. Mengapa harus menanyakan tentang karakteristik si pelamar di saat mayoritas jawaban yang didapatkan sudah tentu memuji diri sendiri? Justru dari jawaban, Anda bisa dengan mudah mengetahui kualitas dari mereka. Pilihlah kandidat yang memberikan jawaban paling netral.

Netral dalam artian dia benar-benar mengerti kualitas yang dimilikinya. Jadi, dia tidak berusaha melebih-lebihkan dan mendeskripsikan diri sesuai fakta. Tentu, untuk mengetahui jawaban itu benar atau tidak, Anda juga perlu memiliki pengetahuan dasar tentang psikologi seseorang. Dan, jangan memilih sosok yang terlalu merendahkan diri atau bahkan tidak memiliki kepercayaan diri.

Sebab, mereka cenderung tidak memahami potensinya sendiri. Merekrut karyawan dengan kualitas semacam itu tidak akan membantu perusahaan berkembang. Justru, produktivitas perusahaan dapat melambat akibat ketidakyakinannya dalam melakukan segala sesuatu. Pertimbangkan juga kandidat yang berani memberikan jawaban tidak terduga atas pertanyaan tersebut karena tindakan itu menunjukkan spontanitas positif dari mereka.

“Bagaimana Menurut Pandanganmu Tentang Bekerja dalam Sebuah Tim?”

Pertanyaan interview ini penting untuk diajukan agar Anda mengerti tentang kapabilitas kandidat untuk bekerja sama dalam sebuah tim. Mengingat dalam perusahaan, hampir mustahil dapat selalu bekerja secara individual. Ada saat di mana mereka harus bekerja dalam tim, atau bahkan sepanjang waktu tergantung prosedur kerja perusahaan.

Ada beberapa macam jawaban yang akan dilontarkan oleh kandidat. Mereka cenderung mengetahui bahwa pertanyaan ini bersifat krusial sehingga tidak sedikit yang akan menjawab tidak masalah padahal sebenarnya keberatan. Ada pula yang benar-benar jujur menjawab bisa maupun tidak bekerja dalam sebuah tim. Utamakan para applicant yang memberi jawaban sebenarnya.

“Posisi Apa yang Anda Harapkan dan Mengapa Anda Layak Mendapatkannya?”

Selanjutnya, Anda bisa menanyakan pertanyaan interview tentang posisi yang diharapkan oleh kandidat serta alasan mengapa mereka berpikir layak untuk jabatan tersebut. Dari sini, Anda dapat mengukur ambisi mereka terkait pekerjaan. Orang-orang yang menargetkan jabatan tinggi, tampak jelas memiliki ambisi besar. Mereka yang ambisius seperti ini cenderung berbahaya untuk perusahaan.

Sebab, mereka tidak jarang akan menempuh berbagai cara untuk mencapai ambisi tersebut. Tindakan semacam itu tidak akan sehat untuk suasana kerja di kantor. Jadi, sebaiknya pilih kandidat yang memberi jawaban bijaksana. Contohnya dia mengharapkan jabatan yang sesuai dengan kualifikasi yang dimilikinya. Tentu mereka juga memiliki ambisi tapi cukup terkendali.

“Sejauh Ini, Apa Pencapaian Terbaik dalam Hidupmu?”

Pertanyaan interview krusial keempat dalam wawancara adalah tentang pencapaian terbaik seumur hidup kandidat. Dari sini, Anda bisa mengetahui value dari kandidat. Apakah dia sosok yang dapat membantu perusahaan berkembang secara signifikan atau tidak? Semakin tinggi pencapaian yang ia sebut, berarti semakin tinggi pula semangat yang dia miliki dalam bekerja.

“Mengapa Anda Menginginkan Pekerjaan Ini?” 

Ketika Anda melontarkan pertanyaan interview yang satu ini, hanya ada tiga jawaban yang mungkin diberikan kandidat :

  • Karena sesuai dengan latar belakang pendidikan yang dia miliki.
  • Karena dia menyukai bidang kerja tersebut.
  • Karena harus bekerja untuk kebutuhan hidup sehingga dia harus bekerja dengan giat.

Lantas, mana jawaban yang paling sesuai agar kandidat layak dipertimbangkan? Jawaban kedua dan ketiga. Mengapa bukan jawaban pertama sedangkan dari situ jelas bahwa kandidat sudah memiliki modal dasar dalam pekerjaan tersebut? Karena jawaban pertama menyiratkan kandidat sama sekali tidak memiliki passion atau gairah dalam bekerja.

Mereka hanya memerlukan pekerjaan tersebut supaya ijazah pendidikan yang dimiliki tidak sia-sia. Mereka tidak memiliki semangat sehingga berpotensi untuk bekerja asal-asalan karena tidak benar-benar menyukainya. Sedangkan kandidat yang benar-benar menyukai bidang profesi itu atau terdesak kebutuhan hidup dapat bekerja lebih giat. Mereka akan patuh pada peraturan dan mengusahakan yang terbaik.

Modal Penting dalam Melaksanakan Interview Kandidat

Dalam melakukan wawancara kerja, Anda tidak bisa sekadar hanya mengajukan tanya jawab. Anda sebagai interviewer juga harus memiliki beberapa modal agar dapat memilih kandidat terbaik :

  1. Anda harus memahami psikologis dasar manusia agar dapat menilai gerak-gerik, ekspresi, dan jawaban yang diberikan oleh kandidat. Jangan sampai Anda mudah terkecoh dan akhirnya memilih applicant yang tidak tepat karena gagal dalam mengenali kualitas mereka.
  2. Bila Anda tidak memiliki dasar psikologi, Anda dapat meminta bantuan pihak lain yang menguasai bidang tersebut untuk mendampingi selama proses wawancara sedang berlangsung.
  3. Dalam wawancara, Anda juga berkesempatan untuk menilai penampilan kandidat. Bukan berarti harus mengutamakan applicant dengan penampilan yang paling rapi. Setidaknya pilih kandidat yang tampak memahami padu padan pakaian dengan baik serta pandai menempatkan diri.
  4. Jangan berfokus pada latar belakang pendidikan apalagi keluarga dari sosok yang Anda wawancara. Itu tidak akan adil bagi calon-calon lain. Utamakan dalam mengenali kapabiltas kandidat.

Jadi, pertanyaan interview tidak sekadar formalitas belaka, namun sebuah fase untuk benar-benar mengetahui kualitas dan kapabilitas kandidat. Sehingga, Anda pun harus melaksanakan tahapan wawancara tersebut dengan baik sesuai prosedur serta menelaah masing-masing calon tanpa tendensi apa pun.

Sebelum Anda melangkah ke fase interview, alangkah baiknya Anda melakukan tracking atau penyaringan kandidat sesuai dengan kualifikasi Anda. Ada metode agar Anda dapat melakukan tracking atau penyaringan dengan cepat yaitu menggunakan Applicant Tracking System

Urbanhire merupakan platfrom perekrutan yang memiliki fitur Applicant Tracking System. Dengan menggunakan Urbanhire akan membuat perekrutan Anda menjadi lebih efektif dan efisien.