Urbanhire Jobseeker

Pertanyaan Mengukur Kesehatan Budaya Perusahaan

18

Dec 2019

Urbanhire – Kesehatan budaya perusahaan menentukan bagaimana wajah perusahaan Anda. Tidak peduli Anda menuliskan di setiap sudut kantor dan di website Anda, budaya perusahaan dengan sendirinya akan menentukan kondisi dan wajah perusahaan Anda. Mirisnya adalah budaya perusahaan yang tidak sehat lebih terlihat daripada budaya yang sehat. Perusahaan yang tidak sehat sangatlah sulit untuk diperbaiki, dan celah yang ditimbulkan dari tidak sehatnya budaya perusahaan akan menimbulkan kerugian bagi Anda. Sebelum budaya perusahaan Anda menjadi “sakit”, sebaiknya Anda mencegahnya dengan menggunakan beberapa pertanyaan untuk mengukur kesehatan budaya perusahaan Anda.

Apakah Perusahaan Anda Benar-Benar Sudah Memiliki Budaya?

Jika Anda memberikan pertanyaan kepada karyawan Anda, apakah mereka tahu budaya perusahaan yang ada di perusahaan? Pasti kebanyakan karyawan Anda akan menjawab tidak tahu. Hal ini berdasarkan penelitian Deloitte, bahwa 88% karyawan tidak tahu akan budaya perusahaan di tempat kerja mereka. Untuk itu Anda harus menanyakan pertanyaan tersebut kepada karyawan Anda jika ingin mengukur kesehatan budaya perusahaan Anda

Sudahkah Inti Nilai Perusahaan Anda Diterapkan Dalam Keseharian?

Salah satu kunci pendorong budaya untuk tetap berjalan adalah inti nilai-nilai perusahaan diterapkan dalam keseharian. Anda harus memeriksanya dan menanyakan kepada karyawan Anda untuk mengukur kesehatan budaya perusahaan Anda. Jika perusahaan Anda memiliki nilai keberagaman, pastikan jika organisasi menerapkan toleransi di dalam organisasi

Apakah Karyawan Baru Sejalan dengan Budaya Perusahaan?

Dalam kasus ini, banyak karyawan baru yang kaget dengan budaya perusahaan ketika masuk kerja. Untuk menjaga kesehatan budaya perusahaan Anda, sebaiknya jika Anda akan mempekerjakan karyawan baru tidak memberikan janji yang berlebih kepada kandidat. Pada umumnya karyawan yang tidak cocok dengan budaya perusahaan di tempat barunya akan mengundurkan diri di tiga bulan pertama. Ada beberapa alasan mereka melakukannya, diantaranya adalah mereka mengalami pengalaman yang buruk karena budaya kerja yang menyusahkan.

Apakah Pihak Ketiga Merepresentasikan Budaya Anda?

Selain mengecek dari sisi perusahaan, Anda juga harus mengecek sisi luar seperti menanyakan kepada pihak ketiga yang Anda gunakan jasanya. Pihak ketiga yang Anda gunakan ini apakah sejalan dan sesuai dengan budaya perusahaan Anda? Alasannya adalah pihak ketiga ini dapat mempengaruhi wajah perusahaan Anda dan kesehatan budaya perusahaan.

Apakah Karyawan Anda Bahagia?

Sebagai pemilik perusahaan atau praktisi HR, apakah Anda dapat memberikan kebahagiaan kepada karyawan Anda? Untuk melibatkan karyawan Anda, budaya perusahaan Anda harus dapat memberikan inspirasi dan arti pentingnya mereka bekerja untuk perusahaan. Salah satu dapat memberikan kebahagiaan dalam perusahaan adalah memberikan kebijakan kerja fleksibel. Selain itu alasan karyawan bertahan di sebuah perusahaan bukan karena kata-kata mutiara yang dikeluarkan oleh para pimpinan tetapi karena mereka merasa bahagia.

Untuk memperdalam seberapa pentingnya budaya perusahaan dan bagaimana menciptakan budaya perusahaan yang luar biasa. Menciptakan budaya perusahaan ini adalah hal yang sangat penting untuk dimiliki di tempat kerja untuk mengembangkan perusahaan dengan baik. Anda dapat membaca “Cara Jitu untuk Menciptakan Budaya Perusahaan yang Luar Biasa” untuk mendapatkan detailnya.

Budaya perusahaan akan berjalan dengan baik jika Anda memiliki karyawan yang sesuai dan sejalan dengan budaya perusahaan. Anda dapat menggunakan Urbanhire dengan Applicant Tracking System (ATS) yang dapat membantu Anda untuk menemukan kandidat yang sesuai dengan budaya perusahaan Anda melalui fitur online pre-assessment.