Strategi Melibatkan Generasi Millennial di Tempat Kerja

| employer-resources

by Urbanhire

Urbanhire – Ketika Anda menjadi seorang pebisnis yang menjalankan usaha di ranah small medium enterprise (SME), Anda tentunya memilih untuk memiliki generasi millennial di tempat kerja dengan harapan mendapatkan umpan balik berupa produktivitas kerja. Namun, keadaan yang justru acap kali terjadi adalah konsentrasi dari para millennial tersebut terpecah dan manajemen waktu yang buruk.

Tips Menarik Minat dan Fokus Milenial dalam Bekerja

Jika Anda sebagai pemilik otoritas tertinggi pada badan usaha terkait tidak mengambil tindakan, maka produktivitas dari perusahaan akan mengalami penurunan tajam dan dapat berimbas pada kelangsungan perusahaan. Lalu, bagaimana metode yang tepat untuk membuat para karyawan muda fokus bekerja serta mampu mengatur waktu dengan baik sehingga kinerja mereka dapat meningkat?

  • Ciptakan Sistem Kerja Kekeluargaan

Mempelajari psikologis dari para generasi millennial di tempat kerja, hal yang membuat mereka sering tidak fokus adalah pressure atau tekanan yang dirasakan akibat sistem yang terlalu kaku. Pastikan tidak ada sistem senioritas-junioritas yang berlaku. Untuk para karyawan di perusahaan Anda merasa seperti keluarga sehingga mereka merasa nyaman saat bekerja.

  • Gelar Forum Diskusi Rutin

Biasanya, perusahaan memiliki kebijakan di mana porsi opini pegawai sangat minim didengar. Berhadapan dengan kaum millennial yang kritis, sebagai figur pemimpin, Anda sebaiknya memberi ruang untuk mendengarkan masukan mereka melalui forum diskusi rutin. Tampung ide-ide kreatif mereka yang sekiranya dapat bermanfaat untuk kemajuan perusahaan.

  • Beri Fasilitas Kantor yang Memadai

Generasi millennial di tempat kerja sering mengeluhkan ketidaklengkapan atau kerusakan fasilitas dari kantor yang mengurangi semangat mereka untuk bekerja. Sebab itu, jika Anda menginginkan pegawaimu produktif, penuhi dulu hak mereka sebagai karyawan, yaitu mendapatkan fasilitas kerja yang menunjang seperti perangkat elektronik untuk bekerja, meja, serta kursi yang nyaman.

Pertimbangkan pula untuk menambahkan fasilitas penunjang lain seperti playground untuk para millennial tersebut melepas penat sesaat. Buku, papan catur, game konsol bisa membantu mereka untuk relaksasi sebelum kemudian kembali bekerja dengan pikiran yang segar. Sediakan makanan dan minuman ringan untuk dikonsumsi secara gratis oleh karyawan sehingga mereka tidak bekerja dengan perut kosong.

  • Beri Bonus atau Promosi Jabatan

Untuk meningkatkan motivasi bagi karyawan, berikan bonus secara berkala bagi mereka dengan kinerja yang baik serta dapat memenuhi target-target yang ditentukan. Selain itu, untuk pegawai yang berprestasi, berikan promosi jabatan. Pemberian bonus dan promosi pangkat dapat meningkatkan semangat mereka untuk bekerja lebih baik lagi sekaligus menunjukkan apresiasi perusahaan pada hasil kerja mereka.

  • Member Training (MT) Untuk Meningkatkan Kekompakan

Di Indonesia, kegiatan member training (MT) kurang begitu familiar. Mayoritas korporasi hanya mengenal seminar untuk meningkatkan ketrampilan individual karyawan. Padahal, selain kemampuan individu, kerja sama tim juga memegang peranan penting untuk kemajuan perusahaan, terlebih untuk usaha berkonsep SME dengan jumlah karyawan yang terbatas. Kekompakan menjadi hal penting agar perusahaan dapat beroperasi tanpa kendala.

Untuk meningkatkan kerja sama pegawai dalam kategori generasi millennial di tempat kerja tersebut, Anda bisa mengajak seluruh karyawan untuk melakukan acara member training (MT) pada akhir pekan. Konsep utama dari acara ini adalah beraktivitas bersama di alam terbuka. Selama acara, pegawai akan dibagi dalam kelompok-kelompok dan diberi misi untuk diselesaikan sehingga mereka bisa saling mengenal lebih jauh satu sama lain.

  • Fleksibel

Sebagai pimpinan dengan karyawan yang masih muda, Anda memang dituntut untuk menjadi sosok yang fleksibel. Jangan bersikap terlalu kaku, contohnya seperti izin absen atau cuti. Biasanya, untuk izin kerja atau cuti, prosedur yang ditetapkan sangat rumit. Kerumitan itu sangat tidak disukai kaum millennial, sehingga tabrak tradisi tersebut dengan memberikan kemudahan pengajuan izin melalui telepon atau pesan singkat.

Kemudahan seperti itu memang dapat menjadi bumerang bila karyawan kemudian menyalahgunakannya menjadi alasan untuk sering tidak masuk kerja. Di situ, barulah tunjukkan bahwa Anda adalah sosok pemimpin yang tegas dengan memberi teguran untuk pelanggaran pada kategori ringan dan peringatan bila kesalahan yang dilakukan sudah melampaui batas toleransi. Dengan demikian mereka akan tetap disiplin.

Keuntungan Memiliki Karyawan Millennial

Banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan oleh perusahaan, terutama Anda sebagai pimpinan, bila memilih untuk memberdayakan kalangan millennial. Keuntungan-keuntungan tersebut antara lain :

  • Kaum millennial dipenuhi dengan ide-ide yang segar, unik, bahkan anti mainstream. Hal tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengembangan perusahaan yang Anda miliki guna memenangkan kompetisi dari para pesaing bisnis dan memenangkan pasar bisnis tersebut.
  • Koneksi networking mereka sangat luas karena kaum millennial merupakan kategori pengguna sosial media dan internet paling aktif. Manfaatkan hal tersebut sebagai media promosi untuk perusahaan. Tanpa perlu menawarkan jasa atau produk melalui iklan berbayar yang mahal, para karyawan dapat menjadi media promosi yang lebih efektif.
  • Kelompok millennial memiliki pengetahuan lebih baik dibandingkan generasi tua tentang teknologi. Hal tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi perusahaan karena menjadikan pekerjaan lebih cepat terselesaikan dengan memanfaatkan bantuan teknologi.

Mempekerjakan Millennial? Kenapa Tidak!?

Memiliki generasi millennial di tempat kerja merupakan keputusan akhir Anda sebagai pemilik usaha. Bila ingin menggunakan tenaga kerja mereka, maka Anda pun harus memastikan sistem, fasilitas, serta prosedural kerja sesuai dengan standar dari kalangan muda yang kurang cocok dengan situasi terlalu formal dan rumit. Namun hal tersebut sebanding dengan produktivitas yang mereka hasilkan bila merasa nyaman di perusahaan.

Di zaman digital seperti sekarang ini, proses perekrutan akan dapat sangat mudah dan efisien dengan menggunakan suatu sistem. Kunjungi website Urbanhire untuk mendapatkan kemudahan dalam proses perekrutan Anda.