Urbanhire Jobseeker

Strategi Menghadapi Kandidat yang Pasif

20

Sep 2018

Blog

Dalam proses merekrut karyawan baru, pasti selalu ada beberapa kandidat atau pelamar kerja yang pasif. Pelamar kerja yang pasif adalah pelamar yang sebenarnya masuk dalam kualifikasi atau dianggap layak untuk menempati sebuah posisi, tapi kandidat tesebut tidak pernah berfikir untuk mengambilnya. Pelamar kerja yang pasif adalah pelamar yang sebenarnya dicari oleh sebuah perusahaan, tapi perusahaan tidak tahu cara menarik perhatian pelamar agar mau melamar di perusahaan tersebut. Tentunya, ini sangat membingungkan, apa yang sebenarnya pelamar kerja tersebut inginkan. Nah, bagi penyeleksi atau perekrut karyawan baru, ada strategi menghadapi kandidat yang pasif. Berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda coba.

Tunjukkan bahwa posisi ini sangat penting

Ketika Anda ingin mengajak para kandidat atau pelamar kerja yang pasif untuk bergabung dengan perusahaan Anda, penting sekali untuk menjelaskan bahwa posisi yang dibutuhkan itu sangat penting dan paling dicari. Mungkin, Anda melihat ada beberapa orang yang layak untuk mengisinya, tapi Anda tidak bisa mengajaknya secara langsung. Nah, melalui penjelasan deskripsi pekerjaan yang jelas, Anda dapat menunjukkan bahwa perusahaan benar-benar membutuhkan orang-orang seperti mereka. Tujuannya, agar ketika mereka membaca iklan lowongan kerja perusahaan Anda, maka mereka akan tertarik.

Jangan membuat persyaratan yang sulit

Beberapa calon pelamar, khususnya kandidat yang pasif tidak akan tergiur dengan lowongan posisi dengan syarat yang menyulitkan. Biasanya, pelamar kerja yang pasif ini sebenarnya tidak sedang mencari kerja, tapi perusahaan sungguh membutuhkannya. Lantas, bagaimana cara perusahaan menarik perhatiannya agar ia mau menjatuhkan lamaran untuk posisi yang ditawarkan dan rela berhenti dari pekerjaan sebelumnya. Pastinya, Anda harus menunjukkan lowongan posisi dengan tidak membuat persyaratan yang cukup sulit dan merepotkan. Misalnya, perusahaan hanya ingin karwayan yang berpengalaman dalam bidang tersebut minimal 5 tahun, nah ini akan membuat kandidat pasif kesulitan karena mereka mungkin hanya memiliki pengalaman kerja dalam bidang tertentu selama 2 tahun.

Tawarkan gaji dan bonus bulanan yang menggiurkan

Untuk apa orang bekerja? Tidak lain dan tidak bukan tentunya karena uang. Seorang kandidat atau pelamar kerja yang pasif bisa saja tertarik dengan posisi yang Anda tawarkan di perusahaan tempat Anda bekerja jika Anda menawarkan gaji yang lebih besar dari tempat kerjanya saat ini. Oleh karena itu, ini mungkin bisa jadi alternatif tersendiri jika perusahaan memang mampu membayar karyawan dengan harga yang cukup besar. Tapi, tidak semua perusahaan bisa melakukan ini karena mereka juga harus memikirkan biaya lainnya. Untuk sebuah perusahaan besar, mengeluarkan uang untuk menggaji pekerja berkualitas bukanlah hal yang sulit, karena mereka berfikir bahwa kandidat tersebutlah yang terpenting untuk saat ini. Apalagi jika Anda juga menawarkan bonus bulanan yang fantastis, siapa yang tidak tergiur dengan tawaran tersebut.

Tawarkan fasilitas yang memadai untuk kandidat pasif

Mungkin Anda benar-benar mengincar seseorang yang saat ini sedang bekerja di perusahaan lain untuk bergabung dengan perushaan Anda. Namun, tidak mudah untuk mengajak orang tersebut untuk bergabung dengan perusahaan Anda karena dia sudah merasa nyaman dengan posisi yang sekarang karena perusahaan di tempatnya bekerja memberinya fasilitas yang cukup. Nah, selain menawarkan gaji tinggi, mungkin Anda juga juga dapat menawarkan fasilitas yang lebih baik dibanding dengan tempat kandidat tersebut bekerja. Tapi, cara ini juga tidak mudah jika kandidat yang Anda incar bekerja diperusahaan yang lebih besar dari perusahaan Anda.

Tawarkan posisi yang lebih baik bagi kandidat pasif

Seorang karyawan bebas untuk berhenti dari pekerjaannya saat ini karena dia ingin posisi yang lebih tinggi. Oleh karena itu, jika Anda melihat seseorang dengan kualifikasi yang cukup untuk mengisi posisi tertentu yang pastinya lebih tinggi dari posisinya sekarang, maka ada baiknya Anda tawarkan kepada kandidat tersebut. Pada awalnya, dia mungkin hanya seorang customer service, namun Anda melihatnya lebih dari itu, dan Anda bisa menawarkan posisi yang lebih tinggi kepada kandidat tersebut hingga ia mau melepas posisinya sebagai customer service. Yang pasti, Anda juga harus mempersiapkan fasilitas yang lebih baik dari sebelumnya karena ini juga menjadi aspek paling penting dalam dunia rekrutmen.

Lakukan pendekatan secara personal

Cara paling efektif dan jelas dalam menghadapi kandidat atau pelamar kerja pasif adalah dengan melakukan pendekatan secara personal. Maksudnya, sebisa mungkin Anda mengajak kandidat tersebut secara langsung. Misalnya, Anda mencari tahu nomor ponsel kandidat tersebut dan mulailah berbicara tentang pekerjaan lewat telepon, kemudian tanya apakah ia bersedia jika ditempatkan diposisi yang kosong dalam perusahaan Anda serta jelaskan prospek masa depannya atau jelaskan semua fasilitas yang mungkin ia dapatkan.

Beritahu bahwa kandidat tersebut dijamin diterima

Keputusan untuk menerima kandidat yang pasif harus pasti karena kandidat yang Anda cari saat ini sebenarnya sangat dibutuhkan oleh perusahaan dimana ia bekerja saat ini. Jangan pernah membuatnya ragu karena takut jika perusahaan Anda tidak benar-benar membutuhkannya. Jadi, Anda harus membuatnya yakin bahwa ia pasti akan diterima di perusahaan Anda. Mungkin, Anda ingin merekrut beberapa kandidat, tapi jangan pernah katakan kalau mereka adalah saingan. Intinya, yang akan Anda pekerjakan adalah orang-orang berkualitas yang tidak seharusnya dikecewakan.

Nah, itulah beberapa tips dalam menghadapi kandidat atau pelamar kerja pasif yang mungkin selama ini Anda cari karena mereka benar-benar memiliki kualitas untuk mengisi posisi yang tersedia di perusahaan Anda. Melalui fitur-fitur yang diberikan oleh Urbanhire, akan membantu Anda untuk mencari kandidat yang berkualitas dan mempersingkat waktu perekrutan di perusahaan Anda.