Urbanhire Jobseeker

Tantangan Dalam Meningkatkan Retensi Karyawan

7

Feb 2020

UrbanhireEmployee retention atau retensi karyawan saat ini sering menjadi topik yang sering dibicarakan oleh para praktisi HR. Para praktisi HR ini sering membicarakan tentang tantangan bagaimana meningkatkan retensi karyawan. Jika retensi karyawan ini sangatlah penting tapi banyak perusahaan yang tidak memberikan dana lebih untuk program retensi. Alasannya adalah retensi merupakan sesuatu hal yang beragam dan sangat kompleks. Berikut tantangan dalam meningkatkan retensi untuk para praktisi HR.

Uang Tidak Bisa Menutup Semuanya

Pada umumnya perusahaan ketika melakukan retensi akan meningkatkan penawaran gaji. Namun strategi ini tidak akan bertahan lama. Penyebabnya adalah tidak semua karyawan motivasinya ketika bekerja adalah untuk uang. Menurut penelitian yang dilakukan oleh LinkedIn, banyak pekerja millennial yang mempertimbangkan untuk perusahaan yang memiliki misi dan visi yang sejalan dengan mereka meski gaji tidak sebanyak di perusahaan saat ini. Dengan fakta ini Anda sebagai praktisi HR harus dapat melihat bahwa untuk meningkatkan retensi karyawan, Anda bisa membuat strategi berupa peningkatan kompensasi. Hal ini bisa menjadi investasi kedepannya untuk perusahaan Anda karena dana yang Anda butuhkan bisa Anda alokasikan untuk meningkatkan benefit, program pengembangan dan budaya perusahaan.

Budaya Tidak Bisa Dipaksakan

Karyawan yang merasa tidak cocok dengan budaya perusahaan atau menilai budaya perusahaan kurang akan cenderung cepat meninggalkan perusahaan. Untuk itu sangatlah penting bahwa Anda memiliki budaya perusahaan yang baik. Buatlah budaya perusahaan yang seoriginal mungkin, buat program pengenalan setiap ada karyawan baru dan berikan pesta kecil-kecilan untuk merayakan ulang tahun karyawan Anda. Cara ini akan meningkatkan retensi karyawan Anda. Ingat bahwa budaya tidak bisa dipaksakan kepada seseorang yang merasa tidak cocok dengannya

Karakter Pemimpin Berpengaruh

Kepemimpinan sangat berpengaruh kepada strategi retensi karyawan Anda. Banyak karyawan yang meninggalkan perusahaan karena pemimpin atau manajer yang buruk. Bagi praktisi HR, ini bisa menjadi problem yang sangat besar karena tidak selalu memiliki kendali langsung atas kinerja pemimpin atau manajer. Yang bisa Anda lakukan sebagai praktisi HR adalah mencari feedback dari karyawan. Feedback yang berlangsung secara dua arah akan sangat membantu Anda untuk meningkatkan retensi karyawan.

Tidak Ada Ruang Untuk Maju

Salah satu kontributor terbesar mengundurkan dirinya karyawan adalah kurangnya peluang untuk meningkatkan jenjang karirnya. Pada umumnya karyawan yang memiliki kesempatan untuk meningkatkan jenjang karirnya akan bertahan di tempat dia bekerja. Namun untuk karyawan yang tidak memiliki kesempatan, akan memilih pindah tempat kerja atau kantor. Inilah yang menjadi tantangan utama dalam meningkatkan retensi karyawan Anda. Anda tidak bisa mempromosikan semua orang dan tentunya tidak selalu ada posisi yang tersedia untuk peningkatan jenjang karir tersebut. Salah satu strategi untuk mengatasi ini adalah dengan memberikan pendidikan atau pengembangan karir.

Jika turnover dalam perusahaan Anda tetap tinggi, sebaiknya Anda memikirkan untuk memperbaiki strategi retensi Anda. Di dalam artikel “Turnover Karyawan Tinggi? Perbaiki Strategi Retensi Anda!” akan menemukan beberapa sudut pandang untuk memperbaiki strategi retensi Anda. Anda juga dapat menggunakan Urbanhire sebagai platform rekrutmen dengan teknologi Applicants Tracking System (ATS), yang dapat membantu Anda lebih cepat mendapatkan kandidat melalui fitur posting job ke platform multi-channel.