Urbanhire Jobseeker

Tiga Jenis Karyawan yang Harus Anda Kenali

15

Jul 2019

Blog

Urbanhire – Tak bisa dipungkiri memang kalau karyawan adalah aset perusahaan yang paling utama. Tanpa karyawan, perusahaan sebagai satu organisasi yang membutuhkan kerjasama dari beberapa pihak pendukung tak akan mampu beroperasi. Berbicara soal karyawan sebagai aset utama perusahaan, tahukah Anda bahwa karyawan itu dikelompokkan ke dalam beberapa tipe. Nah, pembahasan berikut pasti akan sangat menambah wawasan Anda tentang tiga jenis karyawan yang diklasifikasikan dari beberapa aspek. Yuk kita simak bersama.

3 Jenis karyawan dari aspek ‘Employee engagement

Sebenarnya istilah ini bukan hal yang baru dalam dunia kerja dan perusahaan. Employee engagement adalah suatu metode yang digunakan untuk mengukur sejauh mana karyawan merasakan keterikatan pada pekerjaannya dan terikat dengan organisasi dimana ia bekerja. Jadi, kalau Anda adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan, maka Anda dianggap terikat dengan pekerjaan Anda, namun jika Anda bisa menikmati sepenuhnya dalam pekerjaan Anda atau terdorong untuk menyelesaikan tugas-tugas melampaui apa yang umumnya diharapkan dalam peran kerja Anda. Sudahkah Anda memiliki komitmen sejauh ini? Ini artinya, Anda bekerja tidak hanya demi memperoleh bayaran atau untuk memperoleh promosi lebih lanjut semata, namun Anda bekerja demi mencapai goal perusahaan. Berdasarkan level komitmennya, karyawan dapat dikelompokkan menjadi tiga jenis:

  • Engaged Employees

Dari namanya saja Anda pasti paham apa maksudnya. Engaged employees adalah mereka yang bekerja dengan penuh gairah dan dari sisi emosi sangat terikat dengan perusahaan dimana ia bekerja. Mereka adalah orang-orang yang inovatif dan memberikan ide-ide baru serta kinerja yang konsisten untuk memajukan perusahaan. Mereka bekerja melampaui apa yang disyaratkan oleh pekerjaannya demi kondisi perusahaannya yang lebih baik.

  • Not Engaged Employees

Nah, kalau yang ini adalah kebalikan dari engaged employees. Karyawan jenis ini tidak mencurahkan waktunya sepenuhnya ke dalam pekerjaan. Ini adalah jenis karyawan yang hanya melakukan apa yang diperintahkan saja. Karyawan jenis ini bisa menunjukkan sikap yang positif atau negatif terhadap perusahaan. Mereka memandang pekerjaannya dari sisi bayaran, tak lebih dari itu.  

  • Actively Disengaged Employees

Asal Anda tahu saja kalau untuk karyawan jenis ini sebenarnya tidaklah bahagia, dan bahkan menyebarkan aura negatif dalam perusahaan. Namun demikian, sisi menariknya, karyawan jenis ini bertahan lama dalam perusahaan dengan cara menggeser karyawan-karyawan yang dianggapnya mampu lebih cepat mencapai posisi yang lebih tinggi. 

Dalam kaitannya dengan tiga jenis karyawan di atas, ternyata gaya kepemimpinan supervisor sangat berpengaruh bagi penciptaan keterikatan karyawan terhadap perusahaan. Atasan yang gagal menghadirkan employee engagement melalui penciptaan hubungan yang positif dapat memicu terjadinya eksodus besar-besaran karyawan terbaiknya. Sebaiknya, jika Anda adalah seorang supervisor di perusahaan Anda, cara bagaimana menciptakan iklim kerja yang baik harus betul-betul Anda kuasai.

3 Jenis karyawan dari aspek kepribadian

Mengetahui sifat-sifat kepribadian asli orang-orang di sekitar Anda ternyata dapat sangat membantu Anda untuk bekerjasama dengan mereka secara lebih efektif. Hal ini utamanya berlaku di lingkungan kerja. Jika Anda memiliki tanggung jawab kepemimpinan atas orang lain, maka pemahaman atas ini akan sangat membantu Anda untuk dapat bekerjasama dengan mereka secara lebih berempati, yang membuat mereka mampu mencapai hasil yang lebih baik. Di sisi lain, jika Anda adalah seorang karyawan bagian HR, pemahaman ini juga akan membantu Anda memilih orang yang tepat untuk pekerjaan yang tepat pula. 

Dari aspek kepribadian ini, ada tiga jenis karyawan yang perlu Anda ketahui. Pengklasifikasian dari aspek kepribadian ini cenderung lebih sederhana, mudah diterapkan, dan sangat berguna untuk membentuk para profesional yang pada dasarnya sudah memiliki sisi psikologis positif. Tiga jenis karyawan tersebut adalah:

  • Tipe 1: The Freeloader

Ini adalah jenis karyawan yang sedang mencari suatu sumber pendapatan, bukan suatu pekerjaan. Tipe freeloader atau pembonceng hanya tertarik untuk mendapatkan uang yang dibutuhkannya dan mau bekerja jika memang merasa harus melakukannya saja. Yang cukup menarik untuk Anda ketahui, ada banyak orang seperti ini pada semua level kedudukan perusahaan dan pada semua industri, mulai dari karyawan baru hingga para CEO perusahaan besar. Yang perlu Anda tahu juga, di awal mereka nampak sangat down-to-earth dan memikat. Akan tetapi, seiring waktu berjalan, mereka menunjukkan sikap aslinya yang selalu mengelakkan pekerjaan dan hanya menunjukkan peningkatan-peningkatan kecil hanya ketika mereka diperhatikan saja. 

  • Tipe 2: The Worker

Dari tiga jenis karyawan berdasarkan aspek kepribadiannya, jenis ini adalah mereka yang benar-benar mencari suatu pekerjaan. Dengan kata lain, jenis karyawan ini benar-benar ingin memberikan kontribusi terbaiknya agar berguna bagi perusahaan. Dalam diri mereka, kebutuhan pokok atas kelangsungan finansial telah terkalahkan oleh rasa martabat yang terpatri dalam keyakinan untuk menciptakan suatu penghidupan yang jujur dan memberikan suatu contoh yang baik. 

  • Tipe 3: The Entrepreneur

Ini adalah jenis karyawan yang berusaha mengejar suatu tujuan yang lebih tinggi. Sekedar Anda tahu, motivasi utama mereka melebihi kebutuhan mereka atas uang. Ringkasnya, mereka punya visi dan misi yang jelas dan selalu memberikan yang terbaik. 

Nah, dari pembagian jenis-jenis karyawan di atas, kalau Anda seorang HR di sebuah perusahaan, tentunya Anda bisa memilah karyawan-karyawan Anda termasuk golongan yang mana dari tiga jenis karyawan tersebut. Pada akhirnya, pemahaman tersebut akan sangat membantu Anda untuk menjadi pribadi terbaik dimanapun Anda berada dalam dunia kerja.

Apabila Anda sedang membutuhkan kandidat yang memiliki kualifikasi tertentu untuk posisi yang spesifik, Anda bisa gunakan Urbanhire sebagai Recruitment Plaform. Dengan fitur Urbanhire, Anda dapat dengan mudah menemukan kandidat yang sesuai untuk lowongan yang Anda cari menggunakan fitur Pre-Assessment Questions.