Tips Mengatur Waktu Libur Karyawan

| employer-resources

by Urbanhire

Urbanhire – Selama masa liburan, hampir semua orang ingin berkumpul bersama keluarga masing-masing termasuk para karyawan di perusahaan. Namun bila semua karyawan mengambil cuti saat liburan bisa sangat berpengaruh pada performa perusahaan.  Selain pada musim liburan, beberapa perusahaan juga mengizinkan karyawan untuk mengambil cuti libur pada hari-hari tertentu. Pengambilan cuti ini tentu saja harus melalui pertimbangan yang matang dan tidak boleh mendadak. Karena hal ini, performa perusahaan bisa sangat terpengaruh dengan berkurangnya karyawan. Berikut ini beberapa cara yang harus dipertimbangkan ketika mengatur waktu libur karyawan.

Rencanakan jauh-jauh hari

Banyak bisnis besar yang sudah merencanakan liburan karyawan mereka dari jauh-jauh hari. Sehingga tidak ada alasan untuk tidak membuat perencanaan terebih dahulu. Anda bisa membuat perencanaan jadwal liburan untuk satu tahun kedepan, sehingga dari bulan Januari sudah bisa diketahui siapa yang akan bekerja pada hari libur dan siapa yang akan mengambil cuti pada dalam waktu satu tahun tersebut. Pada bidang industri seperti kesehatan, jadwal liburan sudah dibuat untuk tiga hingga lima bulan kedepan.

Pertama datang, pertama libur

Untuk perusahaan yang bergerak yang perlu beroperasi selama setahun penuh seperti industri retail, salah satu cara untuk mencegah sejumlah besar karyawan untuk cuti dalam waktu yang bersamaan adalah dengan membatasi jumlah karyawan yang bisa berlibur. Hal ini bisa didasarkan pada siapa yang mendaftar pertama juga akan mendapat jatah libur. Sehingga karyawan yang ingin berlibur pada waktu-waktu tertentu harus mendaftar terlebih dari jauh-jauh hari. Misalnya bila karyawan ingin berlibur pada akhir tahun, mereka harus memberitahu atasan setidaknya dari bulan September.

Atur jadwal

Meskipun tidak mungkin untuk mempertahankan semua karyawan pada waktu liburan, namun bukan berarti bila Anda perlu menutup bisnis atau menurunkan kapasitas bisnis. Salah satu cara untuk menyiasati hal ini adalah dengan mengatur jadwal shift. Misalnya satu karyawan bekerja pada hari Senin dan Selasa, sedangkan karyawan lain bekerja pada hari Rabu, Kamis, dan Jumat. Tujuan dari pengaturan jadwal shift selama masa liburan ini adalah agar posisi di perusahaan tidak kosong namun tetap memberikan waktu libur bagi karyawan.

Manfaatkan pekerja paruh waktu atau freelancer

Bila perusahaan harus tetap beroperasi selama masa liburan atau sejumlah besar karyawan akan berlibur selama masa liburan, Anda bisa mempekerjakan karyawan paruh waktu atau freelancer. Ini adalah salah satu solusi untuk mengatasi absennya banyak karyawan selama masa liburan. Anda bisa menghubungi para pekerja paruh waktu atau freelancer untuk bekerja selama masa liburan. Cara lainnya adalah dengan merekrut orang sebagai antisipasi selama masa liburan saja.

Tawarkan upah lebih untuk bekerja pada hari libur

Bagi beberapa orang, uang lebih penting daripada berkumpul dengan keluarga selama masa liburan. Biasanya dengan menawarkan upah yang lebih, beberapa karyawan rela mengorbankan waktu liburan mereka. Cara ini memang bisa menjadi solusi namun jangan gunakan untuk mencegah karyawan yang ingin berlibur. Selain itu, pastikan untuk mengecek peraturan pemerintah tentang pembayaran upah lebih bila perusahaan menginginkan karyawannya bekerja pada hari libur.

Berikan hari larangan berlibur

Bagi beberapa perusahaan, hari libur adalah saat dimana bisnis sedang sangat sibuk, yang artinya mereka membutuhkan semua karyawan agar perusahaan tetap beroperasi. Bila perusahaan kamu juga termasuk dalam jenis ini, Anda bisa mencegah karyawan untuk mengambil libur pada masa liburan dengan memberikan hari larangan berlibur. Misalnya hari larangan berlibur adalah saat lebaran, libur sekolah, dan libur akhir tahun. Di luar waktu tersebut, karyawan bisa mengambil libur sesuai dengan kebutuhan.

Namun bila karyawan memang harus mengambil libur pada masa liburan, sebaiknya mereka sudah memberitahukan hal tersebut jauh-jauh hari. Memberitahukan tentang adanya hari larangan berlibur dari awal bekerja menjadi salah satu solusi agar karyawan tidak kaget bila mereka tidak mendapatkan jatah libur pada masa liburan.

Ijinkan karyawan bekerja dari rumah

Dengan kecanggihan teknologi sekarang ini dimana hampir setiap orang mempunyai laptop dan smartphone, perusahaan bisa mengijinkan karyawan untuk bekerja dari rumah. Dengan cara ini, karyawan tidak perlu berada di kantor selama masa liburan namun mereka bisa tetap bekerja dari rumah. Mengijinkan karyawan untuk bekerja dari rumah selama masa liburan memungkinkan mereka tetap produktif sehingga masalah pekerjaan bisa tetap beres tanpa perlu tambahan karyawan.

Meskipun begitu, bekerja dari rumah adalah salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan. Hal ini karena tidak ada jaminan bila karyawan akan benar-benar bekerja dari rumah terlebih pada masa liburan. Namun bila situasinya memungkinkan, solusi ini bisa membantu agar perusahaan tetap beroperasi meski sedang masa liburan.

Pertimbangkan rotasi

Salah satu solusi mengatasi karyawan yang ingin berlibur adalah dengan memperhatikan rotasi karyawan. Anda perlu memperhatikan siapa saja yang akan mengambil libur dalam waktu satu tahun. Sehingga bila Anda meminta salah satu atau dua karyawan yang mau mengorbankan hari libur mereka, Anda akan langsung tahu siapa dan kapan mereka akan tetap bekerja. Dengan cara ini, akan lebih mudah untuk mengatur jadwal libur bagi karyawan tersebut dan juga yang lain di tahun kedepannya.

Meskipun harus bekerja pada hari libur sangat berat, namun nyatanya ada beberapa karyawan yang mau bekerja pada hari tersebut. Sehingga perusahaan bisa tetap beroperasi dengan baik. Namun sebagai gantinya, perusahaan harus benar-benar mengatur jadwal libur karyawan dengan adil dan memberikan kompensasi yang cukup bagi mereka yang tetap bekerja pada masa liburan.

Buat perekrutan di musim liburan lebih mudah dengan menggunakan Urbanhire sebagai Applicant Tracking System. Menjadwalkan dan mengirim email massal ke kandidat dapat dilakukan dengan Urbanhire. Manfaatkan perekrutan Anda sebaik-baiknya dengan menggunakan platform yang tepat.